PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

BPBD BONTANG, AKAN MENSOSIALISASIKAN PENGGUNAAN APAR TERHADAP MASYARAKAT DI BONTANG LESTARI

Home Berita Bpbd Bontang, Akan Mensos ...

BPBD BONTANG, AKAN MENSOSIALISASIKAN PENGGUNAAN APAR TERHADAP MASYARAKAT DI BONTANG LESTARI
Kepala Kelurahan Bontang Lestari Rendy.

EKSPOSKALTIM, Bontang- Belajar dari kejadian kebakaran yang terjadi di Sekolah Dasar (SD) 005 Bontang Selatan dan meledaknya gas 3 kg di depan Hotel Raodah beberapa hari lalu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang Ahmad Yani berinisiatif untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat Kelurahan Bontang Lestari,  tentang pentingnya di setiap rumah memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Kami mengajak masyarakat untuk terlibat dan berpartisipasi untuk memiliki APAR, dilatih pun gratis kapanpun di minta kami akan datang,” kata Yani, saat ditemui di kantornya, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Jumat (29/4/2016)

Menurut Yani, kegiatan yang akan dilakukannya ini sesuai Perda No 16 tahun 2002, dimana setiap gedung atau rumah, toko yang menjadi tempat usaha dan kantor wajib memiliki alat pemadam api ringan (APAR) atau tabung racun api. Dengan ketentuan, setiap 40 M2 wajib memiliki satu tabung.

Menanggapi hal itu, Kepala Kelurahan Bontang Lestari Rendy yang ditemui di Kantornya dihari yang sama, menyambut baik akan kegiatan tersebut. Menurutnya, memberi pemahaman serta pengetahuan tentang memiliki Apar itu, memang sangat diperlukan demi mencegah suatu kebakaran yang lebih besar, apabila kebakaran tersebut terjadi.

“Kami siap untuk mengadakan pelatihan itu, karena hal ini juga sebagai informasi untuk warga Bontang lestari akan pentingnya penggunaan apar tersebut,” ungkapnya.

Untuk itu, Kata Rendy, pihaknya akan menurunkan kader posyandu dan kader PKK se Bontang Lestari untuk mengikuti pelatihan itu. Menurutnya, kaum ibu lah yang paling utama untuk mengikuti pelatihan tersebut, karena menurutnya mereka lah yang sering berada dirumah. Sehingga, bila terjadi suatu kebakaran, dengan sigap para ibu langsung merespon hal tersebut.

“RT,majelis taklim,PKK, Darma Wanita, Karang Taruna, dan LPM, masing-masing nantinya mengirimkan lima orang perwakilannya untuk mengikuti pelatihan ini. Untuk apa kami undang seperti ini, karena informasi seperti ini semakin banyak yang tahu maka akan semakin bagus.” Imbuhnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :