EKSPOSKALTIM, Bontang- Melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Bontang berhasil meluluskan dua orang mahasiswi dari kalangan tidak mampu menjadi sarjana di tahun 2016 ini.
Kepala Bagian pendistribusian Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Bontang, Muhammad Idris mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari upaya BAZ untuk meningkatkan kecerdasan dan kualitas pendidikan masyarakat melalui program SKSS ini.
“Di tahun ini melalui program SKSS dengan memberikan beasiswa penuh, kami berhasil meluluskan dua orang mahasiswi yang bernama Nur Fadilah dan Astri Sulastria. Dan Alhamdulillah, kedua orang ini lulus dengan prestasi yang membanggakan,” jelasnya saat di temui di kantornya di Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Rabu pagi (27/4/2016).
Idris menuturkan, program ini akan terus berjalan secara rutin, demi meningkatkan Sumber Daya manusia (SDM) yang ada di Kota Bontang, khususnya bagi masyarakat yang tergolong tidak mampu.
“Kami optimis bisa terus menjalankan program ini secara rutin, program ini memiliki tujuan yang baik. Melalui program ini, kami bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat menengah bawah, karena yang kami sasar adalah siswa-siswi yang tidak mampu dan terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” terangnya.
Idris berharap kepada seluruh elemen masyrakat, agar bersama-sama mendukung program ini dengan cara berzakat melalui BAZ. Menurutnya, semakin banyak pihak yang mendukung, akan semakin banyak pula anak-anak yang tidak mampu akan terbantu untuk meneruskan pendidikan .
“Saat ini kami hanya mengumpulkan zakat dari seluruh pegawai negri sipil yang ada di Kota Bontang. Semoga kedepannya, dari pihak swasta juga ikut berpartisipasi dengan menyisihkan sedikit penghasilannya. Insya Allah, melalui BAZ kita akan salurkan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya.

