EKSPOSKALTIM, Samarinda — Seorang balita berusia dua tahun dilaporkan hilang setelah terseret arus banjir di Gang Saka, Jalan P. Suryanata, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (12/5). Hingga hari kedua, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian intensif.
"Tim gabungan telah menyusun strategi pencarian dengan memperluas area hingga dua kilometer dari titik awal kejadian," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Dody Setiawan, di lokasi, Selasa (13/5).
Korban diketahui bernama Nabil Sarim, balita laki-laki berusia dua tahun. Proses pencarian dilakukan secara manual menyusuri bantaran sungai ke arah hilir. Namun, medan pencarian menghadirkan banyak tantangan.
"Arus deras, air keruh, dan sempitnya aliran sungai menyulitkan penggunaan perahu karet dan alat berat," jelas Dody, dikutip dari Antara.
Dody menambahkan keselamatan tim tetap menjadi prioritas utama dalam proses evakuasi yang berlangsung sejak Senin malam. Kejadian bermula saat Nabil sedang bermain di teras rumah, sementara sang ayah membersihkan halaman. Tanpa disadari, anak itu terpeleset dan langsung terbawa derasnya arus banjir yang mengalir tepat di depan rumah.
Upaya pencarian awal dilakukan oleh warga sekitar dan keluarga, namun belum membuahkan hasil. Laporan resmi kemudian disampaikan ke Basarnas Kaltim oleh Ibu Erna, pihak keluarga, pada pukul 16:50 Wita.
Tim rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan langsung dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 20:30 Wita. Penyisiran malam pun dilakukan, namun hingga pukul 21:30 Wita korban belum ditemukan.
Operasi pencarian sempat dihentikan sementara dan kembali dilanjutkan pada hari kedua, Selasa pagi, mulai pukul 07:00 Wita.

