Hujan lebih dari lima jam membuat sejumlah ruas vital di Samarinda sempat lumpuh, dan hingga pagi tadi sembilan titik genangan menghambat mobilitas warga.
EKSPOSKALTIM, Samarinda - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda menyiagakan personel di belasan titik genangan banjir menyusul hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu dini hari.
"Kami terus bersiaga dan memantau kondisi di lapangan serta mengoptimalkan pompa penyedot air agar aktivitas warga tidak lumpuh akibat genangan yang muncul setelah hujan lebat," ujar Kepala BPBD Samarinda Suwarso, Sabtu (21/2).
Curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tercatat berlangsung sejak sekitar pukul 03.00 WITA selama lebih dari lima jam. Dampaknya, ketinggian air di sejumlah ruas jalan mencapai 10 hingga 30 sentimeter.
Meski sempat melumpuhkan mobilitas, enam titik strategis kini dilaporkan sudah surut dan kembali bisa dilalui kendaraan, yakni fly over sisi Juanda, fly over arah Kadrioening, Jalan Pemuda 2, Simpang Lembuswana, Simpang Mugirejo, dan Simpang Alaya.
Namun, persoalan belum sepenuhnya selesai. Hingga pukul 08.48 WITA, sembilan titik masih tergenang dan menghambat lalu lintas, terutama di kawasan Simpang Air Putih, Simpang Pramuka atau Perjuangan, Simpang Sempaja, Simpang Damanhuri (depan Gang Ogok), Simpang Tiga Kebun Agung, hingga Simpang Ringroad Suryanata di depan Eramart.
Genangan juga dilaporkan sempat mengganggu akses di Jalan Mayor Jenderal Sutoyo kawasan Remaja, Simpang Sirajd Salman arah Antasari, serta Jalan Brigadir Jenderal Katamso.
"Warga Samarinda yang hendak beraktivitas di luar rumah pada akhir pekan ini disarankan untuk mencari jalur alternatif lain demi menghindari jebakan kemacetan dan risiko kerusakan mesin kendaraan akibat menerobos banjir," kata Suwarso.


