EKSPOSKALTIM, Samarinda - Angkatan Muda Partai Gokar (AMPG) Kaltim mengusulkan nama Andi Sofyan Hasdam dan Makmur HAPK sebagai pasangan cagub dan cawagub yang diusung Partai Golkar.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sendiri dikabarkan akan mengumumkan pasangan calon (paslon) yang akan diusung pada Jumat (5/1/2018) mendatang.
Usulan itu disampaikan oleh pengurus daerah organisasi sayap Partai Golkar tersebut, dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) AMPG se-Kaltim pada 29-30 Desember 2017 lalu, di Hotel Selyca Mulia Kota Samarinda.
“Kami menolak dengan keras calon dari eksternal atau luar kader Golkar Kaltim. Kalaupun kemudian ingin maju menjadi cagub kaltim ataupun cawagub harus melalui mekanisme yang sudah berlaku,” kata Ketua PD AMPG Kaltim, M Husni Fahruddin.
AMPG Kaltim, lanjutnya, telah sepakat untuk mengusung Andi Sofyan Hasdam yang saat ini menjabat sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Kaltim dan Makmur HAPK yang kini menjabat Ketua Harian DPD Partai Golkar Kaltim. Soal siapa cagub atau cawagubnya, Husni menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Baca: Mundur, Yusran Aspar Merapat Ke Poros Golkar ?
“AMPG mendukung Sofyan Hasdam dan Makmur HAPK berpasangan di kontestasi Pilgub Kaltim 2018-2023. Sofyan dan Makmur adalah kader Partai Golkar,” paparnya.
Ia menilai keduanya adalah sosok yang tepat untuk memimpin Kaltim dari pelbagai kader Golkar yang potensial. Ia yakin, jika keduanya dapat disandingkan Partai Golkar akan meraih kemenangan di Pilgub Kaltim.
“Kami ingin dua-duanya, karena Partai Golkar itu kuat menang dan merata sampai di daerah. Kalaupun dua kader ini solid, Partai Golkar pasti menang. Cagub-nya siapa nanti kita serahkan kepada DPP nanti mau pak Makmur atau Sofyan,” terangnya.
Husni optimis usulan AMPG dapat diterima oleh DPP Partai Golkar. Menurutnya, kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto saat ini tidak akan membiarkan praktik-praktik tidak sehat dalam menentukan sikap Partai Golkar di pilkada serentak ini, termasuk Pilgub Kaltim.
Baca: Koalisi Isran-Hadi Rasa Jakarta, Bantah Isu SARA
“Contohnya saja di Jawa Barat, sudah menentukan SK untuk Ridwan Kamil, tapi karena beliau aspirasi dari Golkar Jabar, maka SK itu dicabut untuk diberikan ke Dedi Mulyadi,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Kaltim, Abdul Kadir menyatakan, bahwa DPP Partai Golkar Kaltim akan menyerahkan surat rekomendasi terhadap paslon cagub dan cawagub yang akan diusung pada 5 Januari 2018 mendatang.
Ia masih menutup rapat-rapat soal siapa yang bakal diusung, namun tidak menutup kemungkinan ditentukan sesuai usulan dan aspirasi dari pengurus DPD Partai Golkar Kaltim.
“Memang benar itu sudah dijadwalkan penyerahan rekomendasi untuk paslon. Nanti yang direkomendasikan itu akan hadir juga,” katanya melalui pesan singkat kepada media ini, Selasa (2/1/2018). (*)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang
ekspos tv
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017
ekspos tv

