PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Anggota Komisi 1 DPRD Bontang Setuju UMK 2020 Naik

Home Berita Anggota Komisi 1 Dprd Bon ...

Anggota Komisi 1 DPRD Bontang Setuju UMK 2020 Naik
Anggota Komisi I DPRD Bontang, Muhammad Irfan.

EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Disnaker memprediksi UMK Bontang 2020 naik Rp 280 ribu. Itu berarti, 2020 mendatang UMK Bontang berada di angka Rp 3,2 juta. Kenaikan tersebut menyusul setelah UMP Kaltim tahun 2020 ditetapkan naik 8,51 perse.

Kenaikan ini sebagaimana termaktub dalam surat edaran (SK) menteri keternagakerjaan pada 15 Oktober 2019. Tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019 berdampak pada kenaikan menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Beragam elemen masyarakat angkat bicara perihal isu kenaikan UMK ini. Salah satunya anggota Komisi I DPRD Bontang, Muhammad Irfan.

Kepala KlikBontang, Irfan menjelaskan, bila regulasi (SE Kemnaker) telah menetapkan demikian, maka sudah sepatutnya dipatuhi perusahaan atau pengusaha.

Kendati memiliki latar belakangan pengusaha, sebelum akhirnya diamanahkan rakyat masuk ke parlemen. Namun selama ini Irfan memang dikenal cukup konsen perihal dunia keternagakerjaan di Kota Taman. Sebabnya dia memilih masuk Komisi I DPRD Bontang agar aspirasi pekerja lokal dapat diperjuangkan. Secara personal, Irfan mengaku mendukung sepenuhnya kenaikan UMK. Lantaran tambahan upah tersebut mengikuti kebutuhan masyarakat.

Tapi dia menggarisbawahi, baik perusahaan atau pengusaha dan pekerja wajib memahami betul hak dan kewajibannya.

Perusahaan memenuhi seluruh kebutuhan pekerja, sebagaimana termaktub dalam regulasi ditetapkan pemerintah. Pun sebaliknya, sudah seyogyanya pekerja memenuhi kewajiban untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan tempatnya mengabdi.

"Butuh kesadaran semua pihak [Pekerja dan perusahaan] untuk sadar akan hak dan kewajibannya masing-masing. Jangan satu meminta lebih, dan sementara kewajibannya tidak ditunaikan," terang Irfan.

Adapun dia menambahkan, baik pula bila perusahaan rutin menggelar pelatihan untuk meningkatkan kapasitas karyawannya. Tentu ini menjadi semacam 'simbiosis mutualisme' bagi keduanya. Pekerja semakin baik kualitasnya, sementara perusahaan memiliki pekerja terbaik.(adv)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :