Bontang, EKSPOSKALTIM – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3KB) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 di Bontang City Mall (BCM), Minggu (3/8/2025).
Mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi ajang kampanye terbuka tentang pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menekankan pentingnya karakter dan kedisiplinan sebagai pondasi bagi anak hebat. Ia juga mengajak anak-anak untuk terus bermimpi, semangat belajar, dan berperilaku baik.
“Anak-anak adalah tunas bangsa, aset strategis, dan generasi penerus yang harus dijaga dan dibimbing oleh semua elemen—pemerintah, orang tua, masyarakat, maupun perusahaan,” ujar Neni.
Sebagai bagian dari kampanye penguatan karakter, ia memperkenalkan tujuh kebiasaan baik bagi anak-anak: tidur cepat, bangun pagi, beribadah, makan bergizi, membaca, rajin belajar, dan berbakti kepada orang tua.
Kepala DP3KB, Eddy Forestwanto, menjelaskan bahwa peringatan HAN yang biasanya jatuh pada 23 Juli baru bisa dilaksanakan pada 3 Agustus karena padatnya agenda. Lokasi di mal dipilih agar pesan kampanye lebih luas menjangkau publik.
“Tidak semua anak pernah ke mal. Maka kami ingin mereka merasakan kegembiraan dan suasana berbeda sambil merayakan hari anak,” ucap Eddy saat dihubungi EKSPOSKALTIM, Selasa (5/8).
Ia berharap Bontang menjadi kota yang peduli, ramah, dan aman terhadap hak-hak anak. Anak, katanya, bukan sekadar miniatur orang dewasa, melainkan individu yang punya hak untuk tumbuh sesuai minat dan potensinya.
“Bukan hanya orang tuanya saja, semua orang dewasa di sekitar anak harus punya rasa ingin menjaga. Jangan sampai anak-anak ini kenapa-kenapa,” tegasnya.
Menutup kegiatan, Wali Kota menyemangati anak-anak agar tak berkecil hati bila belum menang dalam perlombaan.
“Jangan menyerah. Semua anak itu hebat dan punya potensi. Yang penting tetap semangat dan terus berusaha,” pungkasnya.

