EKSPOSKALTIM, Bontang- Aksi lanjutan menentang kebijakan tarif air PDAM terus berjalan. Sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa yang membawa gerbong Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) melakukan orasi di simpang Plasa Taman Ramayana, Senin (15/5) pagi.
Berbeda dengan aksi penolakan beberapa waktu lalu, selain orasi, puluhan mahasiswa peserta aksi juga mengumpulkan tanda tangan masyarakat pada kertas dan kain putih sebagai bentuk penolakan kenaikan tarif air.
“Meski tidak sesuai rencana awal karena kendala surat, namun kami tetap melaksanakan aksi demi memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” kata Korlap Aksi Sadly Jaya Muhammadiah.
Setelah aksi selama kurang lebih dua jam, puluhan mahasiswa yang dikawal ketat puluhan petugas kepolisian Polres Bontang langsung menuju kantor DPRD di Kelurahan Bontang Lestari.
Adapun mahasiswa yang tergabung dalam MPR terdiri dari beberapa organisasi, yakni Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bontang.

