EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Kondisi terminal penumpang Pelabuhan Semayang masih belum nyaman. Terlebih pada masa arus balik lebaran seperti sekarang.
Calon penumpang yang menunggu keberangkatan di ruang tunggu kepanasan. Musababnya, pendingin ruangan belum berfungsi karena keterbatasan setrum PLN.
Seperti diketahui, sejak November tahun lalu, Pelindo IV melakukan peremajaan bangunan utama terminal penumpang. Meski belum selesai 100 persen, wajah baru pelabuhan mirip bandar udara, jauh dari kesan kumuh dan tidak teratur.
Namun sayangnya kondisi nyaman belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh calon penumpang. Mengingat sampai saat ini progres pengerjaan masih 85 persen dan baru akan rampung Agustus nanti.
Yang paling mencolok dan dikeluhkan calon penumpang adalah kondisi udara yang panas di dalam ruang tunggu. Hanya beberapa kipas angin besar ditempatkan pengelola di beberapa sudut ruangan. Upaya inipun belum cukup menciptakan udara dingin sambil calon penumpang menunggu kedatangan kapal.
General Manager Pelindo IV Baharudiin M menyadari kondisi ini. Namun ia mengaku, pihaknya tidak dapat berbuat banyak. Saat ini, kata dia, pelabuhan sudah dibantu dengan penyediaan tenaga tambahan dari generator set sebesar 200 kva.
Diketahui, Pelabuhan Semayang menyedot setrum sebesar 400-500 kva sementara daya yang tersedia saat ini baru 300 kva. “Yang paling besar butuh listrik memang AC. Ya, saat ini memang belum bisa dinyalakan semua,” tuturnya.
Hal ini juga menjadi perhatian rombongan Komisi I DPRD Balikpapan yang diketuai Faisal Tola. Sebagai salah satu pelayanan publik, persoalan listrik harus menjadi prioritas. Kata dia, masalah ini akan dibicarakan dengan komisi III untuk ditindaklanjuti bersama.
“Masuk pintu (ruang tunggu, Red) saja sudah terasa panas,” katanya, saat meninjau arus mudik, Senin (3/7) pagi.

