PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

225 Kapal Disiagakan untuk Angkutan Lebaran 2026

Home Berita 225 Kapal Disiagakan Untu ...

Kementerian Perhubungan menyiapkan 255 kapal dengan kapasitas 6,15 juta penumpang untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026, dengan lintas Merak–Bakauheni diprediksi paling padat.


225 Kapal Disiagakan untuk Angkutan Lebaran 2026
Ilustrasi - Suasana aktivitas naik turun penumpang di kapal penyeberangan. ANTARA/HO-Kemenhub

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut sebanyak 255 unit kapal telah disiapkan guna mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Armada tersebut memiliki kapasitas angkut 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan yang akan dioperasikan di 15 lintas penyeberangan nasional.

“Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 255 unit kapal untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas penumpang,” ujar Menhub dalam keterangannya, Rabu (19/2). 

Fokus perhatian tertuju pada lintas tersibuk antara Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni. Bakauheni diproyeksikan menjadi salah satu pelabuhan terpadat secara nasional selama masa angkutan Lebaran 2026.

Sebagai pelabuhan asal, jumlah penumpang di Bakauheni diperkirakan mencapai 813 ribu orang. Sementara sebagai pelabuhan tujuan, angkanya melonjak hingga 2,94 juta penumpang. Angka ini belum termasuk akumulasi arus dari Merak yang mayoritas akan menuju Bakauheni.

Menhub menegaskan bahwa potensi kepadatan tersebut harus diantisipasi melalui penguatan manajemen operasional dan pengamanan terpadu. “Butuh penguatan pengamanan dan manajemen operasional yang optimal guna memberikan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan bagi para pemudik,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran arus, Kemenhub menggandeng sejumlah pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung. Lampung dinilai strategis sebagai “gerbang masuk” dari Pulau Jawa menuju berbagai provinsi di Sumatra.

Berdasarkan survei, Lampung masuk lima besar provinsi tujuan favorit masyarakat dari wilayah Jabodetabek, dengan estimasi pergerakan mencapai 778 ribu orang. Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi fondasi krusial agar arus mudik dan balik berjalan terkendali.

Lima Lintas Penyeberangan Disiapkan

Untuk jalur dari Pulau Jawa ke Sumatra, tersedia lima lintas penyeberangan:

Merak–Bakauheni

Ciwandan–PT Wijaya Karya Beton

Ciwandan–Bakauheni

BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu

PT Krakatau Bandar Samudera–Panjang (contingency plan)

Sebagai langkah mitigasi kepadatan, Kemenhub juga menyiapkan penerapan delaying system atau sistem tunda di sekitar kawasan Bakauheni. Skema ini didukung 10 titik buffer zone yang tersebar di jalan tol dan arteri, memanfaatkan terminal, area parkir, hingga rumah makan sebagai lokasi penyangga.

Menurut Dudy, sistem ini tidak hanya bertujuan memecah kepadatan lalu lintas, tetapi juga memberi ruang bagi pemudik untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :