PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Viktor Yuan Dipercaya Susun Raperda Pariwisata: Angin Segar Wisata Adat

Home Berita Viktor Yuan Dipercaya Su ...

 Viktor Yuan Dipercaya Susun Raperda Pariwisata: Angin Segar Wisata Adat
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Samarinda, Viktor Yuan. Foto: Dok.pribadi

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Menyandang status ibu kota Kalimantan Timur, Samarinda tak hanya memiliki segudang potensi perdagangan. Tapi juga destinasi wisata mengingat keberadaan Sungai Mahakam.

DPRD Samarinda pun sedang menyiapkan regulasi Rancangan peraturan daerah (Raperda) Pariwisata untuk memaksimalkan pendapatan asil daerah (PAD). 

"Pansus (Panitia khusus) Raperda Pariwisata ini sudah dibentuk," kata Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, Jumat (7/2). 

Yuan berharap penyusunan Raperda Pariwisata ini bisa melibatkan banyak pihak. Semangatnya adalah kepentingan memajukan pariwisata secara bersama-sama, kata ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur ini.

Kajian akademik dan partisipasi masyarakat dapat memberikan dampak positif terhadap produk legislatif Kota Samarinda. Apalagi masyarakat zona wisata adat.

Menurut ketua Fraksi Demokrat ini, mereka juga akan lebih mendapat manfaat dari aktivitas pariwisata. Seperti Balai Adat Dayak Kelurahan Pam Pang, Sei Siring, Samarinda Utara dan Kampung Baqa, Samarinda Seberang sebagai destinasi wisata.

Tidak hanya itu, menurutnya kampung Transmigrasi Jawa, warga Buton dengan ciri khas kampungnya, Bima dan Bugis. "Kita bisa belajar dari pengelolaan wisata di Bali misalnya. Wisatawan luar negeri saja datang terus," Yuan mencontohkan.

Ia bertekad memperkenalkan kearifan lokal suatu budaya masyarakat Samarinda yang beragam kultur, dan tradisi suku bangsa Nusantara.

"Samarinda kota penyangga IKN. Dari pariwisata, pelaku ekonomi kreatif bisa meraih untung. Terciptalah pertumbuhan ekonomi rakyat," ujarnya.

Perputaran ekonomi dari belanja wisatawan yang datang ke Samarinda diyakini Yuan akan menambah pendapatan ekonomi warga.

"Seiring berjalannya waktu, menuju kualitas pariwisata yang lebih baik, terbangunlah sekolah-sekolah pengusaha di bidang pariwisata dalam arti luas," jelasnya.

Dari pengelolaan yang melibatkan berbagai pihak dan aturan main melalui perda diharapkan meningkatkan omzet atau keuntungan pelaku usaha.

"Tentu pengusaha juga membayar pajak yang telah diputuskan dalam perda," urainya.

Pansus Raperda ini memiliki tugas selama 6 bulan ke depan. Untuk diketahui, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menargetkan peningkatan PAD tahun ini.

"Pemkot Samarinda punya target Rp7 triliun tahun depan, jadi Samarinda harus cepat berbenah mulai dari hulu - hilir sampai dengan infrastrukturnya," terang Yuan.

 

Samarinda Kedua

 

Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalimantan Timur sepanjang 2024 jauh melampaui target. Yakni mencapai 305,58 persen dari target 18.000 kunjungan atau tercapai sebanyak 55.005 kunjungan.

 

"Tingginya jumlah kunjungan wisman ini karena banyaknya agenda menarik yang digelar di Kaltim, termasuk seringnya giat MICE (meetings, incentives, conventions, and exhibitions)," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim Ririn Sari Dewi di Samarinda, Jumat.

 

MICE tourism yang digelar di Kaltim dilakukan oleh berbagai pihak yang melibatkan pelaku wisata, sehingga kegiatan yang mengumpulkan para profesional dari berbagai pelaku bisnis dan ditata sesuai standar pariwisata ini dapat membantu meningkatkan kunjungan wisata.

 

Sedangkan, agenda menarik di luar MICE antara lain kabupaten/kota yang menggelar agenda tahunan yang mampu menarik warga asing untuk datang, karena kegiatannya menonjolkan budaya lokal.

 

Misalnya, di Kabupaten Kutai Kartanegara yang menggelar Festival Erau dengan menonjolkan budaya Kutai, Festival Hudoq Pekayang di Kabupaten Mahakam Ulu yang menonjolkan budaya Dayak, dan sejumlah daerah lain yang menonjolkan ciri khas lokal.

 

Selain itu, destinasi wisata di Kaltim memang banyak yang unik karena memiliki ciri khas seperti di Kabupaten Berau yang menonjolkan wisata bahari di Kepulauan Derawan dengan pemandangan pantai dan bawah laut yang memang menawan.

 

Sedangkan, jumlah sebanyak 55.005 kunjungan tersebut, capaian terbanyak terdapat di Kota Balikpapan yang mencapai 36.450 kunjungan wisman, diikuti Kota Samarinda dengan 8.281 kunjungan, dan Kabupaten Berau 4.294 kunjungan.

 

"Berikutnya, adalah wisman yang datang ke Kabupaten Kutai Kartanegara ada 3,803 kunjungan, di Kota Bontang ada 1.484 kunjungan, Kabupaten Kutai Timur ada 406 kunjungan, Kutai Barat ada 168 kunjungan, Mahakam Ulu 81 kunjungan, dan Penajam Paser Utara ada 38 kunjungan wisman," kata Ririn. 

 

 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :