Nusantara, EKSPOSKALTIM – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar ajang Pekan Olahraga dan Seni Nusantara (Porsentara) mulai 4 Juli hingga 22 Agustus 2025. Kompetisi ini diikuti oleh seluruh pegawai OIKN dari berbagai unit kerja.
Sebanyak 11 cabang lomba dipertandingkan, meliputi sepak bola, lari estafet, tarik tambang, tenis meja, balap karung, bird race, lomba penulisan naskah pidato, Nusantara Idol, e-sport, video pendek, serta lomba memasak.
“Melalui ajang ini, para ASN dan CPNS bisa mempererat hubungan, saling mengenal, sekaligus mengasah keterampilan non-teknis di luar pekerjaan formal,” ujar Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, saat membuka acara, Minggu (6/7).
Basuki menyebut kegiatan ini bukan hanya wadah kompetisi, tapi juga ajang harmonisasi antarpegawai. Para ASN senior dan CPNS baru diharapkan dapat saling membimbing serta membangun kekompakan.
“Porsentara ini menjadi ruang adaptasi yang sehat. Para pegawai bisa saling memengaruhi dalam hal positif dan membentuk budaya kerja yang kuat serta kolaboratif,” jelasnya.
Tahun ini, Porsentara mengusung tema Harmoni Nusantara. Yang merepresentasikan keselarasan dalam keberagaman. Meski berasal dari latar berbeda, para peserta diharapkan menunjukkan semangat yang sama dalam menjunjung nilai kebersamaan.
Basuki menambahkan olahraga menanamkan nilai kompetisi yang sehat, yang seharusnya tercermin pula dalam dunia kerja yang menuntut pelayanan optimal bagi masyarakat. Sementara itu, seni mengasah rasa dan kepekaan, penting dalam menjalin hubungan sosial antarsesama.
“Dengan Porsentara, kami ingin pegawai OIKN tidak hanya cerdas secara rasional, tapi juga punya kepekaan dan keberanian untuk berkarya, bekerja, dan bersosialisasi dengan semangat seni,” ungkapnya.
Ketua Panitia Porsentara 2025 sekaligus Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan OIKN, Thomas Umbu Pati, menyatakan bahwa ajang ini juga bertujuan memperkuat semangat persatuan di tengah padatnya aktivitas pembangunan IKN.
“Di tengah masifnya pembangunan fisik, pembangunan karakter dan semangat kebersamaan juga perlu diperkuat. Porsentara hadir sebagai simbol kolaborasi antarpegawai dalam satu visi membangun Nusantara,” ucap Thomas.

