Perumda Tirta Kencana menguras bak sedimentasi IPA Cendana selama 10 jam hari ini. Distribusi air di 10 ruas jalan dan 5 kelurahan di Samarinda berpotensi terganggu.
EKSPOSKALTIM, Samarinda - Distribusi air bersih di sejumlah kawasan Samarinda berpotensi terganggu hari ini, Selasa (13/10/2026).
Perumda Tirta Kencana Samarinda menjadwalkan pengurasan bak sedimentasi IPA Cendana selama 10 jam sebagai pemeliharaan rutin.
Staf Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Taufik, mengatakan pengurasan merupakan agenda berkala setiap tiga bulan untuk menjaga kualitas air sebelum didistribusikan ke pelanggan.
“Pengurasan itu memang sebagai layanannya rutin kita untuk menjaga kualitas air yang ada di Kota Samarinda,” ujar Taufik, Selasa (13/10/2026).
Taufik mengimbau warga terdampak untuk mengantisipasi dengan menampung air terlebih dahulu.
“Kepada warga Samarinda yang terdampak untuk menampung air,” katanya.
Sejumlah Jalan dan Kelurahan Berpotensi Terdampak
Berdasarkan data Perumda, pekerjaan berlangsung 1 x 10 jam dan berdampak pada jalur distribusi yang terhubung reservoir dan booster.
Untuk jalur jalan, wilayah berpotensi terdampak meliputi Jalan Banggeris, MT Haryono, Pangeran Antasari, Juanda, Kadrie Oening, AW Syahranie, M. Yamin, Martadinata, Pasundan, dan Siradj Salman.
Dampak juga dirasakan pelanggan di jalur Reservoir Segiri, Booster AW Syahranie, Booster Siradj Salman, Booster Pembangunan, dan jalur Korem.
Sementara untuk kelurahan meliputi Sungai Pinang Dalam, Gunung Kelua, Temindung Permai, Air Putih, dan Teluk Lerong Ilir.
Perumda Tirta Kencana mengimbau pelanggan di kawasan tersebut menampung air secukupnya sebelum dan selama proses pengurasan berlangsung.

