15 November 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Hadapi Pilkada 2020, KPUD Samarinda Ajukan Rp 69 Miliar


Hadapi Pilkada 2020, KPUD Samarinda Ajukan Rp 69 Miliar
Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Menghadapi pelaksanaan pesta demokrasi pemilhan kepala daerah (Pilkada) serentak di Kaltim pada tahun 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda mengajukan anggaran sebesar Rp69 miliar kepada pemerintah kota Samarinda.

Anggaran tersebut untuk penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda 2020 mendatang.

Baca juga: Pemprov Kaltim Siapkan Rp 21,9 M Normalisasi Karang Mumus

Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat secara internal untuk membahas kebutuhan anggaran Pilkada 2020.

Menurutnya, awalnya dalam perencanan awal anggaran yang dibutuhkan untuk Pilkada Samarinda 2020 sebesar Rp 75 miliar. Namun setelah melakukan konsultasi dengan pihak terkait, yakni Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kesbangpol, kata dia, ada rasionalisasi anggaran. Hasilnya, kebutuhan anggaran untuk Pilkada 2020 menjadi sebesar Rp 69 miliar.

“Kami juga telah mengonsultasikan kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menyesuaikan dan memastikan anggaran yang diminta rasional atau tidak dalam melaksanakan Pilkada mendatang,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran tersebut karena adanya satu kegiatan yang memiliki anggaran terpisah sehingga dijadikan dalam satu anggaran.

“Pembayaran MC, sound system, dan panggung, yang mula terpisah, kini dibebankan pada EO. Selain itu, harus memiliki alokasi anggaran untuk transportasi atau uang saku bagi PPK,” sebutnya.

Firman mengatakan bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk memastikan hasil anggaran yang diminta telah rasional.

Tonton video terbaru EKSPOS TV: Peduli Lingkungan, Lembaga Adat Besar Kutim Bersihkan Coretan Vandalisme di Goa Kongbeng

Akan tetapi, setelah berkonsultasi dengan kedua dinas tersebut, kata dia, anggaran Rp73 miliar terpangkas lagi menjadi Rp69 miliar.

Pemotongan anggaran tersebut, menurut dia, adanya kegiatan sosialisasi pilkada yang telah menjadi kegiatan Kesbangpol.

Ia menjelaskan, rancangan anggaran yang akan diajukan kepada pemkot Samarinda sebesar Rp 69 miliar sendiri belum masuk dalam TAPD pada APBD Perubahan 2019.

“Saya berharap tidak akan terjadi perubahan anggaran kembali di TAPD, sebab anggaran yang diajukan saat ini telah mengalami revisi serta pencocokan oleh beberapa dinas terkait,” pungkasnya. (*)

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0