EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Rahma Amelia (16) anak punk yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam pada Kamis (21/3) akhirnya ditemukan. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah Rahmah Sabtu (23/3) petang hari tadi.
Rahma ditemukan dalam kondisi meninggal. Jenazahnya langsung dibawa ke rumah sakit AWS Sjahranie untuk divisum.
Baca juga: Anggota DPRD Bontang Sidak Lahan CPO Segendis
“Berhasil ditemukan, sekitar pukul 11.40 Wita tadi,” ujar Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kantor SAR Balikpapan, Octavianto kepada wartawan.
Dalam pantauan media ini, jasadnya ditemukan masih berpakaian lengkap. Menurut petugas, jazad Rahma ditemukan berjarak sekitar 30 meter dari lokasi dia terlihat berenang, lalu tenggelam.
Lebih dari 30 satuan dan unsur SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian korban, memutuskan menutup operasi SAR, setelah korban sudah ditemukan.
“Operasi pencarian dinyatakan ditutup sekitar jam 11.50. Semua unsur SAR, kembali ke kesatuan masing-masing, untuk kembali bersiaga,” demikian Octavianto.
Baca juga: DPRD dan Pemprov Kaltim Kebut Pembahasan RPJMD Kaltim 2018-2023
Rahma, diketahui bukan sebagai warga Samarinda, melainkan asal luar kota Samarinda. Ia berasal dari Kota Bontang. Korban diketahui baru bergabung dengan Komunitas Anak Punk, bernama We Are Not Them.
Rahma dilaporkan tenggelam, saat berenang di Sungai Mahakam, Kamis (21/3) siang lalu. Teman-temannya sesama anak punk, yang kesehariannya tinggal di kolong jembatan Mahakam, berusaha menolong namun tidak berhasil. Rahma akhirnya hilang terseret arus. (*)

