EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Musibah kebakaran yang menimpa masyarakat Kota Bontang di tiga bulan terakhir ini dinilai akibat kelalaian masyarakat itu sendiri, serta hubungan arus pendek listrik pada instalasi listrik di rumah.
Anggota Komisi I DPRD Bontang, Setiyoko Waluyo menilai kebakaran yang kerap terjadi disebabkan masih banyaknya instalasi listrik yang usang (berusia tua), berpotensi memicu terjadinya arus pendek listrik (konsleting. Red).
Baca juga: DPRD dan Pemprov Kaltim Kebut Pembahasan RPJMD Kaltim 2018-2023
"Harus dilakukan observasi dari rumah ke rumah yang instalasi sambungan rumahnya sudah cukup lama. Lebih baik disarankan untuk di ganti, pihak PLN mesti melakukan pengecekan kabel yang sudah lama atau tidak standar," ujarnya saat di temui di gedung DPRD Bontang, Jalan Bessai Berinta, Kelurahan Bontang Lestari, Jumat (22/3/2019).
Setiyoko mengimbau masyarakat Kota Bontang terus meningkatkan kewaspadaan dan apabila meninggalkan rumah, lampu dan kompor harus dimatikan. Serta dalam wujud antisipasi setiap warga menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (Apar) di masing - masing rumah.
"Saya berharap pemerintah hingga ketingkat RT lebih aktif mengingatkan masyarakat apabila ingin meninggalkan rumah," harapnya. (Adv)

