EKSPOSKALTIM.com, Bone - Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim ikut mengecam pesta pernikahan yang menyuguhkan tarian erotis sebagai hiburan.
Menurutnya pernikahan itu adalah ibadah. Jadi sudah seyogyanya itu diisi dengan doa-doa ataupun kegiatan positif.
Berita Terkait: Marak Hajatan Suguhkan Tarian Erotis, Bupati Bone Berang
“Bukan malah mengadakan pesta yang diisi dengan hal-hal yang mengarah kepada kemaksiatan. Apalagi itu ditonton anak-anak,” terang Kadarislam, Selasa (19/3).
Kendati dalam pengadaan pesta pernikahan itu memerlukan sejumlah perizinan dari kepolisian, namun kata Kapolres, dalam perizinan tersebut tak diatur terkait hal ini.
“Terkait dengan dia (pemilik hajatan) membuat hiburan di dalam pesta pernikahan itu, itu sebetulnya kontrol dari si pembuat hajatan,” terangnya.
Meski begitu, ia menegaskan, pihaknya akan menindak tegas jika hiburan pesta itu menimbulkan gangguan Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat).
Baca juga: Kutuk Keras Pelaku, Kapolres Bone Imbau Tidak Sebar Video Pembantaian di Selandia Baru
“Dari itu saya mengimbau kepada masyarakat yang akan membuat hajatan, setidaknya kalau membuat kegiatan hiburan tidak bertentangan dengan agama dan kebiasaan kebudayaan kita,” tandasnya.
Sebelumnya, Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi pun berang adanya masyarakat yang menyuguhkan tarian erotis di pesta pernikahan.
“Wah, itu tidak benar,” kata Fahsar belum lama ini.

