16 Juli 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

OPINI: Pers Rilis Aksi Netralitas ASN Dalam Mewujudkan Pemilu 2019 Berintegritas


OPINI: Pers Rilis Aksi Netralitas ASN Dalam Mewujudkan Pemilu 2019 Berintegritas

EKSPOSKALTIM.com - 2019 merupakan momentum pemilihan serentak yang merupakan pesta demokrasi Rakyat Indonesia dalam menentukan pilihannya dan sudah seharusnya berjalan sesuai dengan UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum sebagaimana yang tercantum dalam pasal 1 ayat 1 bahwa "Pemilihan Umum adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden, dan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945”.

Namun pesta yang seharusnya berjalan sesuai dengan aturan, kini tercoreng pelakasanaannya dengan adanya peserta Pemilihan Umum (PEMILU) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan kampanye. Hal ini merupakan aib bagi perguruan tinggi dan pesta demokrasi yang sedang berlangsung karena tidak taatnya peserta pemilu dan ASN dalam pemilihan umum (PEMILU) 2019. MI yang merupakan dosen merupakan kaum intelektual yang sudah seharusnya paham akan aturan dan kode etik yang tidak boleh dilanggar sebagai seorang ASN, sebagaimana diatur dalam UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 dan PP No.11 Tahun 2017 tentang Disiplin dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Baca juga: RPJMD Kaltim Ditarget Tuntas Akhir Maret, Tinggal Konsultasi ke Kemendagri

Selain itu, dengan profesi sebagai seorang dosen di Universitas Mulawarman seharusnya menjadi contoh bagi mahasiswa dan menanggapi momentum PEMILU ini dengan menghadirkan gagasan bagi perbaikan Indonesia. namun kini netralitas dan aturan yang ada tidak dipatuhi dan hal ini bisa berdampak pada mahasiswa yang mungkin saja akan mengikuti jejak dosen dengan menggadaikan idealismenya.

Dalam PEMILU diharapkan menghasilkan pemimpin yang mampu menjadi contoh bagi rakyat, dan mampu mengayomi rakyat dengan baik. Namun terlibatnya RM salah satu calon legislatif Partai Golkar untuk DPR-RI dalam dugaan pelanggaran ini memperlihatkan kualitasnya. Kesadaran MI dan RM sangat dibutuhkan bahwa keduanya jika terbukti dalam proses penyelidikan BAWASLU bahwa melanggar UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 280 ayat 2 huruf F bahwa pelaksana/tim kampanye dilarang mengikutsertakan ASN yang kemudian diperjelas dalam ayat 3 bahwa ASN dilarang ikut serta sebagai pelaksana/tim kampanye PEMILU. Seterusnya jika terbukti melanggar pasal 280, keduanya akan dikenakan sanksi pidana sesuai yang tercantum dalam Pasal 494 bahwa ASN dan Peserta PEMILU akan dikenakan pidana kurungan 1 tahun dengan denda 12 juta rupiah sesuai dengan UU No. 7 Tahun 2017.

Baca juga: Soal Pengawas Lingkungan, Dewan Desak Pemprov Kaltim Carikan Solusi

Lebih lanjut jika terbukti bersalah, MI yang merupakan ASN akan berhadapan dengan sanksi pemecatan sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2014 dan RM akan dikenakan sanksi sesuai UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 285 huruf a bahwa akan dibatalkan sebagai calon tetap DPR-RI. Melalui hal ini, harus ada kejelasan mengenai permasalahan ini, maka dari itu berikut merupakan sikap BADKO HMI KALTIM-TARA:

1. Mengingatkan kepala daerah selaku pejabat Pembina Kepegawaian untuk mengajak jajarannya menjaga netralitas.

2. Meminta Komite Aparatur Sipil Negara (ASN) menindak tegas ASN yang terlibat politik praktis.

3. Menyerukan kepada peserta Pemilu untuk tidak melibatkan ASN dalam politik praktis.

4. Meminta BAWASLU mengusut tuntas kasus peserta pemilu yang diduga melibatkan ASN dalam kegiatan kampanye.

5. Menuntut Rektor Perguruan Tinggi se-KALTIM-TARA untuk mengevaluasi ASN dalam keterlibatan politik yang mencemarkan nama baik institusi pendidikan.

#HMIKAWALDEMOKRASI

Billahitaufik Walhidayah

Wassalamu Alaikum Wr.Wb


Penulis: Agus Sudirman (Sekum HMI Badko Kaltimtara)

 

Reporter : Agus Sudirman    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0