21 Maret 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Mabes TNI AD Periksa 616 Urine Prajurit dan PNS Jajaran Korem 091/ASN


Mabes TNI AD Periksa 616 Urine Prajurit dan PNS Jajaran Korem 091/ASN
Pemeriksaan tes urine prajurit dan ASN Korem 091/ASN, Samarinda, Selasa (12/3). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Ratusan prajurit TNI dan PNS di jajaran Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) mengikuti tes urine di Aula Wira Yudha, Makorem, Samarinda, Selasa (12/3/2019).

Sebelum tes urine dilaksanakan, terlebih dahulu diberikan materi serta sosialisasi dan penyuluhan mengenai bahayanya dan sanksi jika ada prajurit TNI maupun PNS yang terbukti menggunakan, serta mengedarkan narkoba.

Baca juga: Produksi Ayam Kaltim Sudah Memenuhi 95 Persen Kebutuhan Pasar Lokal

Usai penyampaian materi, seluruh prajurit TNI dan PNS diperbolehkan beristirahat terlebih dahulu. Tidak lama kemudian, mereka kembali dipanggil masuk ke aula guna dites urine-nya.

Bahkan, Provost bersama personel POM harus memeriksa satu per satu ruangan di Makorem, guna tidak ada prajurit maupun PNS yang luput dari tes urine.

Agenda tes urine itu sendiri dilakukan oleh tim terpadu Spamad Mabes TNI AD, sebagai upaya deteksi dini terhadap penggunaan, maupun peredaran narkotika di kalangan TNI.

Sebelum dites urine, para prajurit dan ASN Korem 091/ASN diberi sosialisasi. (ist)

Terdapat sekitar 616 prajurit dan PNS yang mengikuti tes urine. Karena jumlah yang melakukan tes urine tergolong banyak, semua toilet yang ada di Makorem difungsikan, dengan penjagaan dari Provost maupun POM.

"Perilaku hidup prajurit yang terkadang menghalalkan berbagai cara untuk mendapat keuntungan finansial, salah satunya dari peredaran narkoba. Oleh karena itu, kejahatan narkoba perlu menjadi atensi, bagaimana pemakai narkoba diarahkan untuk rehabilitasi dan pelaku kejahatan narkoba sebagai pengedar maupun bandar diarahkan pada proses hukum pidana," ucap KA Tim Spamad Mabes TNI AD, Letkol Inf Sutrisno Pujiono.

"Penanganan kejahatan narkoba harus melibatkan semua pihak, termasuk upaya pencegahan yang berkesinambungan dan masif, sehingga diperlukan kerjasama dari semua instansi penegak hukum termasuk TNI," sambungnya.

Baca juga: Banyak Agenda, Pansus Pengawasan Pertambangan dan Perkebunan Ditunda Hingga Pemilu

Sehari sebelum tes urine dilaksanakan di Makorem, Senin (11/3) kemarin, 120 prajurit Yonif 611/Awang Long (AWL) telah melaksankan tes urine di Mayonif, Jalan Soekarno-Hatta, Loa Janan, Kutai Kartanegara.

Lanjutnya sosialisasi dan uji petik dilaksanakan untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kepatuhan hukum di lingkungan prajurit dan PNS TNI AD untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Setelah dari Yonif 611/Awl tim Spamad langsung menuju ke Kodim 0901/Samarinda, Jalan Gajah Mada. Terdapat 100 prajurit dan PNS yang mengikuti tes urine.

Dari Yonif 611/Awang Long (Awl) dan Kodim 0901/Samarinda dan Makorem 091/ASN, pelaksanaan tes urine selama dua hari yakni Yonif 611/Awang Long 120 orang, Kodim 0901/Samarinda 100 orang, Korem 091/ASN beserta Balak Korem 396 total semuanya 616 Personel, dan hasilnya tidak ada prajurit maupun PNS yang urinenya mengandung narkotika.

Reporter : Sumber: Penrem 091/ASN    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0