22 September 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Produksi Ayam Kaltim Sudah Memenuhi 95 Persen Kebutuhan Pasar Lokal


Produksi Ayam Kaltim Sudah Memenuhi 95 Persen Kebutuhan Pasar Lokal
ilustrasi. (foto:int)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Industri peternakan Kalimantan Timur (Kaltim) terus berkembang pesat. Khususnya, perkembangan usaha peternakan perunggasan, baik ras pedaging, ras petelur, maupun ayam buras (bukan ras).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Pemprov Kaltim, Dadang Sudarya menyatakan, saat ini kebutuhan ayam di Kaltim telah dipenuhi oleh peternak lokal dengan persentasi sebesar 90 persen.

Baca juga: PGRI Kaltim Kutuk Oknum Guru Agama di Kukar yang Cabuli Muridnya

Saat ini, kata dia, kebutuhan konsumsi daging unggas di Kaltim mencapai 66.286,9 ton. Sedangkan produksi ayam lokal sudah mencapai 62.921,32 ton.

“Artinya, produksi unggas lokal kita sekitar 61.088.660 ekor atau setara 95,88 persen,” katanya kepada wartawan, belum lama ini.

Disebutkannya, pada 2018 populasi ayam buras mencapai 5.418.086 ekor. Ayam pedaging mencapai 66.268.201 ekor. Sementara ayam petelur sebesar 822.533 ekor.

Angka populasi tersebut, kata dia, merupakan gambaran kemajuan perunggasan di Kaltim. Hal tersebut dipengaruhi berkat adanya lima breeding farm dengan total produksi per tahun 67.321.764 ekor.

Kendati demikian, Dadang belum cukup puas. Ia mengakui, masih ada hambatan dalam pengembangan perunggasan di Kaltim. Di antaranya, belum adanya pabrik pakan ternak di Kaltim, sehingga masih harus didatangkan dari luar Kaltim.

Baca juga: Pangdam VI/Mlw Ikut Panen Raya di Tanah Laut yang Dihadiri Mentan

“Kita berharap ada investasi untuk pembangunan pabrik pakan ternak. Apalagi bahan baku sudah tersedia dan mencukupi kebutuhan pabrik,” ujarnya.

Apalabila hal tersebut dapat terealisasi, Dadang menambahkan, produksi daging ayam akan didorong untuk memasok kebutuhan luar Kaltim, ekspor ke negara tetangga seperti Malaysia.

“Rumah potong unggas segera dibangun swasta di Kutai Kartanegara. Fasilitas ini sangat mendukung pengembangan perunggasan kita untuk ekspor,” tandasnya. (*)

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0