EKSPOSKALTIM.com, Bone - Sebanyak 120 personil Polres Bone diterjunkan untuk melakukan pengamanan terhadap aksi demonstrasi menolak kenaikan tarif air yang dilakukan HMI Cabang Bone, Selasa (19/2).
Hal ini disampaikan Kabag Ops Polres Bone, Kompol H Syamsu Alam, saat ditemui di sela-sela aksi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone di kantor PDAM Bone.
Baca juga: Memakan Korban, Kapolres Bone Imbau Masyarakat Waspada Pinjam Uang Online
"120 ini terbagi di beberapa tempat, PDAM, DPRD, Pemda dan Polres," terang Syamsu Alam.
Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Syamsu Alam, pihaknya terlebih dahulu melakukan komunikasi dan koordinasi terhadap instansi yang dijadikan objek (sasaran) demo.
"Kemudian kita komunikasikan dengan adik-adik mahasiswa (HMI), apa yang menjadi tuntutannya," tambahnya.
Berita terkait: Demo HMI Bone di Kantor PDAM Nyaris Ricuh
Dalam mengawal demonstrasi ini, lanjut Syamsu Alam, pihaknya berusaha untuk memberikan rasa aman terhadap kedua belah pihak.
"Kita tidak inginkan ada insiden terjadi, ada korban, ada permasalahan. Pokoknya kita memberi pengamanan, mengawal aksi ini sampai selesai," tegasnya.
Dari pantauan, aksi demo di PDAM Bone sempat diwarnai ketegangan antara HMI dan pihak kepolisian. Beruntung hal tersebut tidak berujung ricuh.

