EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tak hanya dilakukan untuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Implementasi Reformasi Birokrasi serta Musyawarah Nasional Forum Sekretaris Daerah se-Indonesia (Forsesdasi) yang akan digelar 20-22 Februari, di Balikpapan.
Presiden Jokowi yang juga sebagai Calon Presiden Incumbent tersebut, juga nantinya akan memiliki agenda politik. Momentum kehadiran Jokowi di Kaltim, akan dirangkaikan dengan konsolidasi partai pengusung dan pendukung Jokowi-Ma'ruf di Kaltim.
Baca juga: Klaim Merugi Ratusan Juta, Kelompok Tani Ngadu ke DPRD Bontang
"Selain pertemuan sekda se-Indonesia, pasti nanti ada agenda lain yang akan kita adakan, yakni agenda konsolidasi dengan pertai pengusung dan pendukung Jokowi-Ma'ruf di Kaltim," kata Bendahara Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Kaltim, Syafruddin.
Tak hanya partai koalisi pendukung, kata dia, dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan konsolidasi dengan seluruh relawan Jokowi-Ma'ruf se-Kaltim.
"Nantinya direncanakan ada kemasan acara deklarasi dan silaturrahmi," jelasnya.
Ketua PKB Kaltim ini mengaku, saat ini pihaknya masih merancang kegiatan tersebut bersama tim pemenangan Kaltim. Kendati demikian, menurutnya, kegiatan tersebut kemungkinan besar bakal dihelat di Balikpapan.
"Rencana mungkin di Balikpapan," sebutnya.
Udin (sapaannya) menegaskan, tim pemenangan menargetkan suara Jokowi - Ma'ruf meraih 70 persen suara di Kaltim. Angka 70 persen tersebut, kata dia merupakan angka yang realistis.
"Kami optimis dapat mencapai target tersebut. Kita akan mensosialisasikan kerja kerja nyata yang telah dilakukan Jokowi. Salah satunya mensosilisasikan BBM satu harga dan Infrastruktur," terangnya.
Baca juga: Akhir Februari, Jokowi kembali Berkunjung ke Kaltim
Diketahui, sembilan partai pengusung dan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, yakni Partai Partai Nasional Demokrasi (NasDem), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Diberitakan sebelumnya, Jokowi sempat diminta datang ke Kaltim pada 25 Februari mendatang. Hal ini, terkait peresmian Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batutah Trans Kalimantan (KEK-MBTK). Namun demikian, belum dipastikan lagi apakah Jokowi akan datang pada tanggal tersebut.
Di sisi lain, Plt Sekretaris Provinsi Kaltim Meiliana mengatakan, Jokowi dipastikan datang ke Kaltim lagi untuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Implementasi Reformasi Birokrasi serta Musyawarah Nasional Forum Sekretaris Daerah se-Indonesia (Forsesdasi) yang akan digelar 20-22 Februari di Balikpapan.
"Ahamdulillah Kaltim terpilih dari 34 provinsi. Kepercayaan pusat ini harus bisa ditunaikan dengan sukses, aman dan lancar dengan dukungan kita semua. Presiden Jokowi dijadwalkan hadir," ucapnya. (*)

