17 Agustus 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Penumpang Bandara APT Pranoto Samarinda Capai Tiga Ribu per Hari


Penumpang Bandara APT Pranoto Samarinda Capai Tiga Ribu per Hari
Sejumlah penumpang maskapai Lion Air turun di Bandara APT Pranoto. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Bandara APT Pranoto Samarinda sudah menjadi pintu masuk utama transportasi Ibukota di Kalimantan Timur (Kaltim). Sejak di resmikan sebagai bandara komersil akhir tahun lalu, tercatat sudah 3.900 penumpang per hari yang keluar masuk menggunakan jasa penerbangan melalui bandara tersebut.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi menyebut, saat ini sudah ada 42 penerbangan melalui bandara APT Pranoto per harinya. Jumlah tersebut, bertambah dengan adanya maskapai NAM Air yang pekan lalu telah membuka rute penerbangannya melalui Bandara APT Pranoto.

Baca juga: Klaim Merugi Ratusan Juta, Kelompok Tani Ngadu ke DPRD Bontang

"Dengan adanya pelayanan dari beberapa maskapai besar melalui Bandara APT Pranoto, maka saat ini ada 42 penerbangan antar provinsi maupun lokal Kaltim," katanya kepada wartawan, belum lama ini.

Ia menjelaskan, maskapai penerbangan yang besar yang sudah beroperasi di Bandara APT Pranoto ada 6 maspakai. Yaitu, Express Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air dan NAM Air.

"Semoga akan ada lagi maskapai lainnya dan jumlah penerbangannya bertambah," harapnya.

Dodi mengatakan, hingga saat ini rutinitas penumpang yang datang maupun berangkat dari APT Pranoto sudah mencapai 3.973 orang per harinya, belum termasuk penumpang NAM Air.

Baca juga: Tertangkap Bawa Sabu, Remaja Ini Gaet Pelaku Lain Nginap di Penjara

Jika dikalkulasikan pertahun, sambungnya, maka rutinitas penumpang yang berangkat dan datang melalui bandara ini diperkirakan mencapai 1,5 juta penumpang.

Ia pun menyanggah jika adanya penurunan penumpang dan penerbangan dari Bandara APT Pranoto karena masalah harga tiket mahal.

"Ini melebihi target kami, yaitu 1,2 juta penumpang per tahun. Karena itu, kami berharap APT bisa menjadi pintu gerbang pertumbuhan ekonomi masyarakat Kaltim," tandasnya. (*)

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0