EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Renovasi bangunan Rumah Potong Hewan (RPH) telah rampung, dengan menelan biaya sebesar Rp3 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK).
Renovasinya sendiri meliputi perluasan bangunan, penggantungan daging yang menggunakan katrol, dan perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal).
Baca: Camat Bontang Utara : Penanganan Banjir Tanggung Jawab Bersama
"Sanitasi sudah bagus, tongkat pengikat hewan kita pasang lebih banyak, jadi walaupun 20 ekor sapi dipotong sekaligus sudah bisa," ujar Amran Kepala Bidang Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang saat di temui di ruangannya, di Gedung Praja, Jalan Bessai Berinta, Kelurahan Bontang Lestari, Senin (30/7/2018).
Diceritakannya, Ipal yang ada sebelumnya pada RPH di Jalan Jend S Parman ini bermasalah. Terkadang bocor dan mencemari lingkungan warga sekitar, sehingga masyarakat komplain akibat limbah yang mencemari lingkungan mereka.
"Ipalnya sudah diperbaiki sehingga tidak lagi mencemari lingkungan, dan itu dulu yang dipermasalahkan masyarakat," ungkapnya.
Baca: Camat Bontang Utara Nilai Program TMMD Kurangi Dampak Banjir
Di sisi lain, kendati metode pemotongan sapi di RPH ini belum menyerupai RPH daerah lain yang sudah menggunakan sistem hidrolik, sehingga daging sapi tidak lagi menyentuh lantai saat dipotong, namun kata dia yang terpenting sistem tetap berjalan.
"Kita tetap menginginkan RPH ini sudah menggunakan peralatan yang modern sehingga ketika sapi dipotong tidak menyentuh lantai lagi," harapnya (Adv)
Video Aliansi Kaltim Bersatu Bakal Gelar Aksi Tolak TKA Jilid 2
ekspos tv

