EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Presiden Joko Widodo secara khusus menelpon Gubernur Kaltim terpilih 2018-2023 Isran Noor, di hari pasca penetapan paslon Isran Noor - Hadi Mulyadi sebagai pemenang Pilkada Kaltim melalui rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Minggu (8/7).
Jokowi menghubungi Isran, sekitar pukul 22.00 Wita. Kabar ini disampaikan Isran kepada wartawan saat ditemui di kediamannya, di Sungai Kunjang, Kota Samarinda.
Baca: Ponpes Tahfidz Al-Ishlah Balikpapan Launching Program 30 Jus 1 Tahun
"Ya, itu benar (Presiden Jokowi menelpon). Beliau sampaikan selamat,” ucap Isran.
Isran mengaku hal tersebut wajar tanpa pesan politik. Sebagai sosok Presiden tanah air, kata dia, wajar jika memberikan ucapan kepada gubernur terpilih. “Kan kita juga teman sejak lama. Cuma nasib beliau lebih baik daripada aku,” ucapnya.
Isran mengaku, Presiden Jokowi bicara dengannya melalui sambungan telpon sekitar 3 menit. Kepada Isran, presiden menyampaikan agar pembangunan di Kaltim dapat dilakukan secara berkesinambungan.
“Pembangunan ke depan harus berkesinambungan, selamat atas kemenangan paslon nomor 3," ucap Isran Noor, menirukan ucapan Jokowi.
Apa yang disampaikan Jokowi itupun langsung dijawab Isran dengan bijak. “Saya jawab siap," ucapnya.
Disinggung apakah ada hal khusus dalam pembicaraan tersebut, Isran tak mau menilai lebih jauh. Termasuk pesan politik didalamnya. Isran mengaku, sebelum presiden Jokowi mengucapkan selamat, lebih dulu dirinya mendapatkan ucapan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, selaku partai pengusungnya.
"Hanya ucapan selamat. Beliau berharap agar kerja sama pembangunan ditingkatkan. Kubilang siap. Saya juga tidak mengira itu," katanya.
"Pak Prabowo sudah duluan. Ya, kira-kira durasinya sama. Sekitar 3 menit,” katanya lagi.
Tak hanya Jokowi dan Prabowo, Gubernur Kaltim Awang Faroek juga sudah ucapkan selamat kepada Isran sekitar pukul 16.00 Wita.
Berita terkait: Rekapitulasi Suara Tuntas, Isran Hadi Menang di Pilgub Kaltim
"Pak Awang juga sudah tadi pukul 16.00 Wita. Saya juga tahu diri, nanti datangi pak Awang," ucapnya.
Namun ia menyebutkan, dirinya belum mendapat telpon dari paslon nomor 4, Rusmadi - Safaruddin, yang saat ini belum dapat menerima hasil rapat pleno KPU Kaltim tersebut.
"Saya tak tahu juga, apakah sudah ada (telepon) atau belum,” tandasnya. (*)
Video: Aliansi Organisasi di Bontang Bentuk Forum Tolak Tenaga Kerja Asing
ekspos tv

