EKSPOSKALTIM.com, Balikpapan - Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Ihslah bekerjasama dengan PKPU Human Initiative Kaltim menggelar launching program 30 Juz 1 Tahun Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Ihslah, Minggu (8/7).
Kegitan yang dihelat di Halaman Ponpes Jl Padat Karya Rt 4 Muara Rapak, dihadiri Kementrian Agama Kota Balikpapan yang diwakili Muhammad Kholil , Lurah Muara Rapak Purwanto, Kepala Cabang PKPU Human Initiative Kaltim Hidayatullah, Ketua Pondok Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Ishlah Juriyanto, serta tokoh mayarakat dan tamu undangan.
Baca: Rekapitulasi Suara Tuntas, Isran Hadi Menang di Pilgub Kaltim
Kepala Cabang PKPU Human Initiative Kaltim, Hidayatullah, dalam sambutannya menjelaskan bahwasanya program Tahfidz ini merupakan yang kedua, setelah sebelumnya telah berdiri rumah Tahfidz Quran Putra Ar Rahmah di Sepinggan Pratama
“Alhamdulillah hari ini PKPU Human Initiative Kalimantan Timur bersinergi dengan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Ihslah dapat meresmikan program 30 Juz 1 Tahun di Ponpes Al-Ihslah," kata Hidayatullah.
Ia menambahkan, program ini merupakan program tahfidz kedua yang digulirkan PKPU Human Initiative Kaltim dalam kontribusinya terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membangun generasi muda yang mencintai al Quran yang tergabung dalam program Initiative For Children.
Ketua Pondok Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Ishlah, Juriyanto berharap melalui program 30 Juz 1 Tahun ini, para santri dapat diwisuda tahun depan dengan disaksikan para tamu undangan yang hadir.
“Program 30 Juz 1 Tahun merupakan satu-satunya di Balikpapan. Semoga tahun depan para bapak dan ibu hadir kembali untuk menyaksikan para santri ini di wisuda,” harapnya.
Pada kesempatan ini juga dilakukan peresmian secara simbolis program 30 Juz 1 Tahun Pondok Pesantren Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Ihslah, yang dibuka oleh perwakilan Kementrian Agama H Muhammad Kholil.
“Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini program 30 Juz 1 Tahun Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Ihslah resmi dibuka," ucap Kholil.
Baca: Saksi Paslon Rusmadi - Safaruddin Pilih Walk Out Saat Rekap KPU Kaltim
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Ishlah dihuni oleh 15 calon hafidz dengan metode pembelajaran yang akan diterapkan tidak hanya menitik beratkan pada kualitas hafalan para santri, tetapi juga akan membentuk pola pikir, pola sikap, dan pola tindak dengan bersumber pada nilai – nilai Al Qur’an.
Pada akhirnya, diharapkan nantinya lahir generasi yang belajar dan mengamalkan Al-Quran, dan menjadi lokomotif bagi dakwah yang berkesinambungan.
Dengan kata lain, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Ihslah adalah sebuah ikhtiar untuk melahirkan generasi unggul dalam hal fikir, dzikir dan amir bagi ummat melalui interaksi yang penuh berkah dengan Al-Quran dengan program utamanya 30 Juz selama 1 Tahun.
Video: Aliansi Organisasi di Bontang Bentuk Forum Tolak Tenaga Kerja Asing
ekspos tv

