23 September 2021
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pemkab Kutim Sikapi Maraknya Penyalahgunaan "Komix" di Kalangan Remaja


Pemkab Kutim Sikapi Maraknya Penyalahgunaan "Komix" di Kalangan Remaja
Suasana rakor yang digelar Pemkab Kutim guna menanggulangi fenomena maraknya penyalahgunaan obat Komix di kalangan remaja, Senin (23/4). (ist)

EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Maraknya dugaan penyalahgunaan obat batuk komix di kalangan remaja khusunya pelajar, nampaknya menjadi atensi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Olehnya, Pemkab Kutim menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama instansi terkait guna menanggulangi fenomena tersebut, di ruang Tempudau, Sangatta, Kabupaten Kutim, Senin 23/4/2018 pagi.

Baca: Ojek Online di Balikpapan Tuntut Pembatasan Kuota dan Tarif

Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, dihadiri BNN Kutim, Kabag Hukum, Kasatpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, BP POM, Anggota DPRD Kutim, Kodim, Polres Kutim, Lanal Sangatta, Camat Sangatta Utara, Granat, serta Lembaga Perlindungan Anak.

Sekretaris lembaga Adat Besar Kutai, Rustam Effendi Lubis mengatakan, rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut surat Lembaga Adat Besar Kutai, Kutai Timur, kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur beberapa waktu lalu, terkait maraknya dugaan penyalahgunaan obat batuk komix di kalangan remaja.

“Rapat koordinasi menyikapi surat dari Adat Besar kepada Bupati, terkait maraknya penyalahgunaan komix dan sejenisnya,” kata Lubis.

Dijelaskan, rakor yang melibatkan pihak pihak terkait itu, untuk menyatukan dan menyelaraskan program dalam menindaklanjuti persoalan tersebut. “Hasil rapat, akan dibentuk tim terpadu penanggulangan penyalahgunaan obat komix dan sejenisnya yang dikukuhkan dengan SK bupati,” ujarnya.

Selain itu, kata Lubis, dalam rakor terungkap pula rencana Pemerintah Kutim yang akan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) mengenai persoalan ini. Hal itu dilakukan guna menekan penyalagunaan obat batuk komix di kalangan remaja.

“Dan akan dibuat peraturan Bupati tentang hal ini,” jelasnya.

Baca: Antisipasi DBD, Diskes Bontang Bentuk Jumantik Satu Rumah Satu Petugas

Sementara, rencana pembentukan tim terpadu penanggulangan penyalahgunaan obat komix oleh Pemkab Kutim itu sesegera mungkin direalisasikan. "Progresnya, bahwa tim terpadu ini harus sudah terbentuk paling lambat awal bulan Mei,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan terbentuknya tim terpadu penanggulangan penyalahgunaan obat komix itu, nantinya dapat menekan dan mengatasi masalah yang menurutnya dapat merusak masa depan para remaja Kutim.

Ia menambahkan, peran orang tua sangat penting dalam menyelesaikan persoalan itu. Sebab menurutnya, pendidikan awal berasal dari dalam rumah. Orang tua mengarahkan dan membimbing anak-anaknya agar terbentuk karakter yang kritis dan cerdas.

Tonton video menarik di bawah ini:

VIDEO Ekspos On Vacation (EOV): Keindahan Pantai Sekerat

ekspos tv

Reporter : Amir Jaya    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0