07 Desember 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Sadis! Leher Ditebas Parang, Guru SMK di Balikpapan Tewas Bersimbah Darah


Sadis! Leher Ditebas Parang, Guru SMK di Balikpapan Tewas Bersimbah Darah
Jasad Suwadi (50) ditutupi sarung dan disaksikan warga sekitar lokasi kejadian. (ist)

EKSPOSKALTIM.com, Balikpapan - Warga kota Balikpapan digegerkan dengan kasus pembunuhan seorang guru bernama Suwadi (50) kelahiran Trenggalek, Jawa Timur. Korban tewas setelah disembelih oleh Panji (33) yang tak lain adalah sang ipar.

Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol M Jufri Rana mengatakan, jasad korban ditemukan tergeletak di depan rumah dengan luka menganga di bagian leher. Pembunuhan sadis itu terjadi di Gang Makmur, RT 16, Sepinggan Baru.

Baca: Dewan Desak Pemprov Kaltim Buat Forum CSR

"Yang menyaksikan anak korban sendiri, dan sebelumnya pelaku mengikuti hingga masuk ke dalam rumah. Kejadian sekira pukul 17.30 Wita," kata Jufri Rana pada Jumat kemarin (14/4/2018).

Saat dalam rumah itulah terjadi perkelahian dan pelaku mengambil sebilah parang. "Korban berlari ke luar rumah namun terjatuh. Di situ kemudian pelaku menyembelih leher hingga korban tewas," ungkapnya.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan pembunuhan segera mengejar dan menangkap pelaku. Polisi juga akan memeriksa kondisi kejiwaannya.

"Kita periksa juga kejiwaanya karena pihak keluarga menyebutkan kalau pelaku mengalami gangguan jiwa. Kalau sembuh maka proses hukum tetap dilanjutkan," ucapnya.

Jika terbukti pelaku mengidap gangguan jiwa, maka tidak dapat diproses hukum sesuai pasal 44 KUHP. Namun penyidik masih mendalami untuk mengetahui motif pelaku yang tega menghabisi nyawa korban. 

Baca: Perahu Ketinting Tenggelam, 2 Meninggal, 1 Selamat

"Warga dan pihak keluarga kan menyebut kejiwaan pelaku terganggu, walau ada juga yang bilang kalau si Panji emosi karena sering dibohongi korban," tandasnya.

Korban yang mengajar di SMKN 3 Balikpapan dikenal oleh tetangga sebagai sosok yang baik. "Sama warga di sini selalu baik, tidak sombong. Dia (korban) baru pulang mengajar," ujar Harianto.

Tonton juga video menarik di bawah ini:

VIDEO: Lembaga Adat Besar Kutim Sambangi PT Indominco

ekspos tv

Reporter : Kontribur I Hendra Kashva    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%100%


Comments

comments


Komentar: 0