PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

DPKP BONTANG GELAR PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN

Home Berita Dpkp Bontang Gelar Penyul ...

DPKP BONTANG GELAR PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN
Foto : Ismail

EKSPOSKALTIM, Bontang - Dinas Perikanan, Kelautan dan Pertanian (DPKP) Kota Bontang,  menggelar penyuluhan keamanan pangan segar asal tumbuhan sebagai upaya meningkatkan mutu pangan hasil Pertanian di Kota Bontang. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Auditorium kantor Walikota Lama, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Senin (30/05/16), dan diikuti sedikitnya 50 peserta dari golongan petani dan pedagang sayur mayur serta buah-buahan.

Penyuluhan ini juga dihadiri Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltim Fahrani Mahmud dan Ibramsyah, Walikota Bontang yang diwakili oleh Staf Pemerintahan Bahrudin, Kepala Dinas Perikanan Kelautan dan Pertanian Aji Erlynawati, dan sejumlah perwakilan SKPD dilingkup pemerintahan Kota Bontang.

Staf Pemerintahan Bahrudin dalam sambutannya menyarankan, sebelum memakan ataupun mengolah makanan, lebih baik dicuci terlebih dahulu agar zat - zat yang terkontaminasi oleh pestisida bisa hilang terkena air.

"Sayur mayur dan buah - buahan sewaktu dalam pengembangan di petani, pasti di semprot terlebih dahulu dengan pestisida. Maka dari itu, ada baiknya sebelum kita mengkonsumsi sayur dan buah - buahandi cuci dengan air mengalir terlebih dahulu, agar zat - zat dari pektisida bisa larut dalam air," ungkapnya.

Ia menambahkan, peran pemerintah dan pelaku usaha belum optimal dalam penanganan keamanan pangan, oleh karena itu perlunya pemahaman yang sama dalam mewujudkan keamanan pangan.

"Penanganan keamanan pangan segar telah menjadi perhatian dunia, mengingat bahan pangan segar adalah produk yang memiliki karakteristik mudah rusak akibat terkontaminasi oleh cemaran fisik, kimia maupun mikrobiologi," katanya.

Keamanan pangan tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan manusia, lanjutnya, akan tetapi juga menentukan nilai ekonomi dari bahan pangan itu sendiri.

"Jangankan sayur - sayuran dan buah - buahan yang ada di petani, di pasar pun jika buah - buahan belum matang akan di berikan obat oleh pedagang. Maka dari itu, sebelum kita mengkonsumsi buah - buahan lebih baik di cuci dengan air yang mengalir," pungkasnya.

Melalui Kegiatan Sosialisasi ini diharapkan masyarakat memamahami arti pentingnya pangan segar, standarisasi mutu pangan segar dan penanganan pangan segar secara benar hingga pangan segar tersebut diterima konsumen.

"Dengan mengkonsumsi pangan segar yang bermutu dan aman diharapkan berpengaruh terhadap meningkatnya kualitas hidup masyarakat, terutama peningkatan kesehatan masyarakat. Sebab negara yang kuat sangat tergantung pada masyarakat yang sehat. Mari kita jadikan Pangan kita Aman dan Sehat," tutupnya.

Selama ini masih banyak produk pangan yang belum memenuhi persyaratan keamanan pangan, hal ini disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat baik produsen, maupun konsumen dalam penanganan pangan. Keamanan pangan tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan manusia, akan tetapi juga menentukan nilai ekonomi dari bahan pangan itu sendiri.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :