PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pengurangan TKK Mahulu Menunggu Hasil Penilaian BKPP, Novita Bulan: Sesuaikan Kebutuhan

Home Berita Pengurangan Tkk Mahulu M ...

 Pengurangan TKK Mahulu Menunggu Hasil Penilaian BKPP, Novita Bulan: Sesuaikan Kebutuhan
Ketua DPRD Mahulu, Novita Bulan (Dok. Ekspos Kaltim).

EKSPOSKALTIM, Mahulu- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mahulu Novita Bulan mendukung rencana pemangkasan tenaga kerja kontrak (TKK) oleh Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Ia mengatakan, pemangkasan TKK juga membantu mengurangi beban keuangan yang saat ini cukup memprihatinkan. Namun, pemangkasan harus dilakukan dengan cara yang terbaik.

"Asalkan dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku," kata Novita kepada Ekspos Kaltim, saat dihubungi via telepon seluler, Kamis (15/6).

Melihat kedisiplinan TKK terkhusus di kantor DPRD, ia menjelaskan jika dibandingkan sebelumnya, kinerja para TKK sedikit ada peningkatan. Dengan begitu, Novita menegaskan agar tetap melaksanakan tugas dengan baik.

"Kalau di kantor DPRD sendiri mulai ada perubahan, karena terus mendapat teguran dari Sekretariat DPRD, seperti membuat surat pernyataan apabila jarang masuk. Kita juga sering melakukan rapat dengan sekretariat terkait kedisiplinan," ujarnya.

Ia menambahkan, TKK yang saat ini diketahui sebanyak 2.800 orang harus dilihat dari kebutuhan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga beban kerja juga dapat terselesaikan.

"Kita tunggu hasil assesment dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) beberapa waktu lalu, baru kita bisa tahu berapa yang akan dipangkas," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mahulu Wene Frida Kayang menjelaskan, saat ini pihaknya sedang menggodok penilaian terhadap para TKK, baik dari segi kedisiplinan, loyalitas, serta inovasinya.

"Kita tidak bisa pangkas begitu saja, karena ini menyangkut kemanusiaan," kata Wene, Kamis (8/6) lalu.

Ia menyampaikan, awal 2017 lalu pihaknya sudah melakukan uji kompetensi, dan tes psikologis terhadap TKK. Tapi, kata dia, hal itu tidak cukup jika hanya menilai dan berpatokan dengan dua item itu saja.

"Ada penilaian-penilaian lainnya yang perlu kita lakukan. Mampu bekerja secara tim, menciptakan inovasi baru dan lainnya. Agar tidak mentok di situ saja pengetahuan sebagai TKK," tutupnya.


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :