Akun Facebook wali kota yang dibanjiri komentar Netizen. Minggu (2/4)
EKSPOSKALTIM, Bontang- Sehari setelah heboh postingan akun facebook Her Hera yang menemukan ulat dalam ayam goreng KFC yang dibelinya, langsung direspons Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni
Wali kota bersama Ketua DPRD Kota Bontang Nursalam didampingi sejumlah pejabat pemerintah melakukan inspeksi mendadak (Sidak).
Setelah memantau proses pengolahan, memeriksa peralatan yang digunakan dan kelayakan penyimpanan ayam milik KFC, wali kota dan rombongan langsung makan bersama di KFC Ramayana Bontang.
Setelah sidak dan menyantap ayam goreng KFC, wali kota pun memberikan keterangan di akun facebook pribadi miliknya, Neni Moerniaeni (Jejak Sang Bunda).
Berikut postingan tersebut:
Menjawab keresahan masyarakat Kota Bontang terkait ditemukannya belatung pada ayam KFC Bunda bersama Suami Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Kota Bontang dan beberapa Anggota DPRD Kota Bontang mengunjungi dan membeli serta menyantap KFC di Taman Plasa Ramayana Bontang. Bunda sekaligus mau menyakinkan masyarakat Bontang bahwa KFC tetap aman, sehat serta higienis untuk di Konsumsi. Adapun kemarin ditemukan belatung, mungkin itu hanyalah musibah yang harus kita sikapi secara bijak, karena kalau melihat proses pembuatn KFC Bunda menilai sangat higienis dan mereka juga selalu mengutamakan kualitas ayam mereka. "Bunda berharap masyarakat Bontang jangan ragu untuk membeli KFC Insya Allah aman untuk di Komsumsi "
Postingan wali kota ini menuai beragam reaksi netizen.
Pemilik akun Rizki Yulianto misalnya, dalam kolom komentar ia mengatakan :
“What The F**k kasih SP lah, malah di bela gitu. Udah ketahuan sekali ya bakal di baikin lagi tuh produk, gak sekali aja kok ditemukan gitu”.
Kemudian komentar tersebut ditanggapi oleh pemilik akun Nurul Hidayanti.
“Kan itu restoran ngasih pajak besar pak...pakai nama negara amerika pula jd hrs di bela...coba kalau warteg ngga bakal,” celetuknya di beranda komentar Rizki. Minggu (2/4).
Reaksi sama diungkapkan akun
Novita Kind Villa yang mengatakan:
“Intinyaa klo kfc btg tutup = pajak yg disetor ke kas daerah akan tdk ada..jadiii gk mungkin kan klo kfc ditutup malah klo bisa di bela mati2an..”
Namun tidak semua komentar bernada kecewa. Adapula reaksi yang mendukung tindakan wali kota tersebut seperti yang dituliskan akun Neneng Aenuroh Putri GandaWisastra.
“ni yg jadi maslah keluhan konsumen terhadap produk KFC yg belum tentu benar adanya... ko melebar sana sini ya... menurut sy wajar aja .seorang kepala daerah juga para wakil rakyat menjawab keluhan dan kekhawatiran warga bontang .. dgn membuktikan langsung kelapangan ... bagus ko .. cepat tanggap .”
Hingga berita ini diterbitkan, status wali kota ini sudah mendapat 225 komentar dan 168 kali dibagikan netizen lainnya.
Hingga saat ini Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni belum bisa dihubungi terkait hal ini.
Sekadar informasi, setelah temuan ulat pada produk KFC Ramayana Bontang, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan konsumen dan manajer KFC. Hingga saat ini belum diketahui hasil penyelidikan tersebut.
Editor : Benny Oktaryanto

