EKSPOSKALTIM, Kutim- Beberapa proyek prioritas segera direalisasikan untuk mendongkrak perekonomian Kutim, seperti tol laut melalui Pelabuhan Kenyamukan serta pelabuhan internasional Maloy.
Ditambah dukungan jalur bebas hambatan dari pintu gerbang Kaltim Balikpapan, Samarinda, Bontang, Sangatta, Bengalon, hingga Maloy di Kecamatan Sangkulirang.
Presiden RI Joko Widodo disebut Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak sudah memberi prioritas realisasi beberapa proyek saat melakukan kunjungan kerja ke Kutim sejak, Kamis (30/3) kemarin.
“Saya ucapakan selamat kepada masyarakat Kutim. Tak hanya pelabuhan, saya memastikan pembangunan jalan tol juga akan segera dilaksanakan sampai ke Kutim,” jelasnya.
Maka dengan kepastian pembangunan jalan tol ini, Awang meminta Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mengamankan lahan-lahan di Kecamatan Kaliorang yang masuk di kawasan pengembangan industri.
“Kemudian rel kereta api dari Maloy sampai ke Tabang pun akan dibangun. Sehingga mempermudah masyarakat dari Kutai Barat (Kubar) dan Kutai Kartanegara (Kukar) menuju ke Pelabuhan Maloy,” pungkasnya.
Menurut Awang, suatu daerah tidak dapat berkembang dengan baik apabila daerah tersebut tidak memiliki Pelabuhan. Contohnya, seperti negara-negara di Eropa dengan kerja sama antara-negara mampu berkembang.
Hal sama diharapkan dengan keberadaan Pelabuhan Maloy. Awang berharap masyarakat Bontang, Kubar. Kutim dan Kukar mampu bekerja sama untuk kemajuan Kalimantan Timur.
“Sekilas inilah gambaran pembangunan infastruktur yang akan dilakukan di Kalimantan Timur. Tentunya Kutim yang menjadi pusat pelabuhan, masyarakat dapat menikmati ini," pungkasnya.

