EKSPOSKALTIM, Bontang- Tingginya intensitas hujan di Kota Bontang beberapa hari terakhir berpotensi terjadinya banjir.
Seperti terlihat di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Api-Api yang tergenang setinggi mata kaki, Rabu (8/3) sore.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang Ahmad Yani menyampaikan, kondisi air saat ini semakin turun dan masyarakat diharapkan tidak panik.
“Kami sudah mengirim beberapa anggota untuk memantau tingginya air. Dari informasi yang kami dapat di lapangan kondisi air semakin turun,” kata Ahmad Yani kepada Ekspos Kaltim.
Dari pantauan, meski badan jalan terendam air, pengendara masih bisa dengan aman melintas.
Sementara kondisi beberapa sungai di Bontang masih terlihat normal. Mengantisipasi terjadinya luapan air secara tiba-tiba, BPBD terus melakukan pengawasan kondisi di lapangan.
“Kita juga mendapat rilis dari BMKG Kaltim, bahwa potensi hujan tinggi terjadi di Balikpapan dan Samarinda. Tapi kemungkinan di Bontang juga ada, seperti yang kita lihat beberapa hari ini sering hujan,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk saat ini kondisi masih bisa dikontrol dan ketinggian air tidak bertambah. Kecuali terjadi hujan yang berlangsung lama.
“Sebenarnya, pertama kali masuknya air itu jika ada kiriman, yaitu di wilayah Bontang Barat. Karena daerah ini memang sudah berlangganan banjir jika hujan terus menerus,” tutupnya.

