PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kilang Balikpapan 99% Rampung, Bahlil: Beberapa Produk Belum Maksimal, Saya Minta Dipercepat

Home Berita Kilang Balikpapan 99% Ram ...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendorong percepatan operasional penuh Kilang RDMP Balikpapan. Progres sudah 99 persen, tapi masih ada trouble teknis. Kilang Rp126 triliun ini diproyeksikan penuhi 22-25 persen kebutuhan BBM nasional dan tekan impor.


Kilang Balikpapan 99% Rampung, Bahlil: Beberapa Produk Belum Maksimal, Saya Minta Dipercepat
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat mengunjungi kilang minyak RDMP Balikpapan, beberapa waktu lalu. (Dok ESDM)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mendorong percepatan operasional penuh Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Jadi saya minta untuk dilakukan percepatan kepada sesuatu yang masih trouble (bermasalah) untuk diperbaiki, ya," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/10/2026).

Bahlil yang juga Menteri ESDM mengatakan baru mengunjungi Kilang Balikpapan pada Kamis (22/10), usai meresmikan penerimaan gas Jangkrik North East #6 (JNE#6) dan fasilitas Lapangan Maha-South Hub di lepas pantai Kaltim.

"Memang sebenarnya sudah diresmikan, tetapi memang ada beberapa produk yang belum maksimal karena memang terjadi trouble," kata Bahlil.

Menurutnya, pekerjaan utama sudah tuntas. Sisanya penyesuaian teknis dan commissioning peralatan baru.

"Untuk RDMP keseluruhan sudah 99 persen, sudah selesai. Cuman apa ya, perintil-perintilnya lah, biasalah barang baru kan. Barang baru itu kan ada karet-karetnya, kira-kira begitulah. Tapi insyaallah kita akan selesaikan," tutur Bahlil.

Stok BBM Aman

Sambil menunggu kilang beroperasi penuh, kata Bahlil, pemerintah memastikan pasokan BBM terjaga. Bahlil menegaskan stok nasional aman dan memenuhi standar minimum.

Stok Pertalite cukup 16 hingga 18 hari, BBM nonsubsidi RON 92, 95, dan 98 di atas 20 hari. Solar tidak kendala karena sudah tanpa impor. Ketersediaan di Kalimantan relatif setara rata-rata nasional.

Ia juga meminta Pertamina optimalkan distribusi agar subsidi tepat sasaran dan meningkatkan pengawasan bersama pemda serta TNI/Polri untuk menindak penimbunan.

Bahlil juga mengatakan tantangan distribusi masih ada. Seperti Fenomena El Nino yang memicu pendangkalan Sungai Kapuas di Kalbar sehingga pengiriman BBM sempat terganggu. Pertamina mengatasinya dengan floating storage lalu disalurkan via darat.

Untuk jangka panjang, sebutnya, RDMP Balikpapan jadi tumpuan. Proyek Strategis Nasional ini bernilai investasi 7,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp126 triliun, salah satu investasi BUMN terbesar di satu lokasi.

Setelah beroperasi penuh, kilang diharapkan memenuhi 22 hingga 25 persen kebutuhan BBM nasional, sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan impor.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :