EKSPOSKALTIM, BONTANG- Kasubag Tata Usaha (TU) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pasar Kota Bontang, Abdul Gafur, membenarkan kabar soal naiknya harga cabai dipasaran. Menurutnya, kondisi ini merupakan dampak dari kemarau yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
“Kenaikan harga cabai memang dikarenakan musim kemarau yang terjadi saat ini.” Katanya
Selain itu, lanjut Abdul Gafur menambahkan, lamanya pengiriman pasokan cabai dari daerah lain hingga menyebabkan kurang tersedianya pasokan cabai dipasaran, juga menjadi salah satu faktor meningkatnya harga cabai tersebut.
Kendati demikian, Abdul Gafur menilai bahwa daya beli masyarakat masih terbilang stabil ditengah kondisi naiknya harga cabai.
“Kami berharap, kedepanya harga di pasaran tetap stabil,” harapnya.
Kasubag TU UPTD ini juga mengemukakan bahwa saat ini harga cabai rawit sudah menembus diangka Rp50 ribu per kilogram, dimana harga sebelumnya masih berkisar Rp35 ribu per kilogram . Kenaikan harga cabai rawit merah ini, juga dibarengi naiknya harga cabai merah keriting per kilogramnya.
"Sepekan lalu, harga cabai merah keriting sekitar Rp40 ribu per kilogram, kini sudah mencapai Rp45 ribu." Jelasnya.
Berikut daftar bahan pokok yang mengalami kenaikan harga:
| NAMA BAHAN POKOK | SATUAN | HARGA SEBELUMNYA | HARGA SEKARANG |
| CABE MERAH | 1 KG | 40,000.00 | 48,000.00 |
| CABE KERITING | 1 KG | 40,000.00 | 45,000.00 |
| CABE BIASA / TIUNG | 1 KG | 50,000.00 | 60,000.00 |
| CABE RAWIT | 1 KG | 30,000.00 | 50,000.00 |

