PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Langit Nusantara Kini Dijaga Radar Canggih CGI di Kalimantan

Home Berita Langit Nusantara Kini Dij ...

Radar buatan anak bangsa ini memiliki kemampuan deteksi hingga 515 kilometer dan terhubung langsung dengan sistem komando pertahanan udara TNI AU. 


Langit Nusantara Kini Dijaga Radar Canggih CGI di Kalimantan
Radar Ground Control Interception (GCI) generasi terbaru milik PT Len Industri yang ditempatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Radar buatan dalam negeri tersebut memiliki jangkauan deteksi hingga 515 kilometer dan terhubung langsung dengan sistem komando pertahanan udara TNI AU. Foto: PT Len Industri.

EKSPOSKALTIM, Banjarbaru — PT Len Industri resmi memperkenalkan implementasi Radar Ground Control Interception (GCI) generasi terbaru yang ditempatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sistem radar pertahanan udara buatan dalam negeri tersebut diklaim menjadi implementasi pertama di Indonesia dengan kemampuan mendeteksi objek hingga radius 515 kilometer secara real-time.

Radar ini dirancang untuk memperkuat pengawasan ruang udara strategis nasional sekaligus mendukung pengendalian operasi pertahanan udara secara cepat dan terintegrasi. Keunggulan lainnya, sistem tersebut memiliki desain yang mudah dimobilisasi menggunakan kontainer standar 20 kaki serta mendukung kemampuan fast deployment atau gelar cepat di lapangan.

"Kelebihan radar pertahanan udara mutakhir ini ditunjukkan langsung oleh jajaran Direksi PT Len Industri (Persero) kepada publik saat menerima kunjungan kerja dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) di site Banjarbaru, Kalimantan Selatan," demikian keterangan resmi yang diterima, ditulis Sabtu (18/7).

Teknologi radar tersebut mengadopsi sistem stacked beam yang memungkinkan pelacakan objek udara lebih efektif dalam berbagai kondisi cuaca. Sistem juga didukung pembaruan data setiap enam detik serta kemampuan fast time to target untuk membantu pengambilan keputusan yang cepat dan akurat dalam operasi pertahanan udara.

Menurut PT Len Industri, pengembangan dan implementasi radar ini melibatkan puluhan tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu. Mulai dari teknik sipil, elektro, radio frequency (RF), jaringan, perangkat lunak, hingga mekanik yang terlibat sejak tahap instalasi hingga pengujian akhir.

Selain kemampuan deteksi jarak jauh, keunggulan utama radar GCI tersebut terletak pada integrasinya dengan sistem pertahanan udara nasional. Seluruh data hasil pemantauan dapat diteruskan secara langsung ke sistem komando pertahanan udara TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Dengan integrasi tersebut, informasi mengenai aktivitas maupun potensi ancaman di ruang udara nasional dapat dipantau dan ditindaklanjuti secara lebih cepat oleh satuan pertahanan udara.

Kehadiran radar di Banjarbaru juga memperkuat jaringan pengawasan udara di kawasan Kalimantan yang memiliki posisi strategis, termasuk sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan deteksi dini serta menjaga kedaulatan ruang udara Indonesia secara lebih optimal. (ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :