PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Siklon Mekkhala Bergerak, Kaltim hingga Kalsel Masuk Zona Hujan

Home Berita Siklon Mekkhala Bergerak, ...

BMKG mendeteksi pengaruh Siklon Tropis Mekkhala dan sirkulasi siklonik yang memicu pembentukan awan hujan di berbagai wilayah, termasuk sejumlah wilayah di Kalimantan.


Siklon Mekkhala Bergerak, Kaltim hingga Kalsel Masuk Zona Hujan
Ilustrasi - Sejumlah kendaraan menembus hujan yang lebat. Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Samarinda— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan untuk mewaspadai potensi hujan dalam beberapa hari ke depan.

Peringatan tersebut dikeluarkan menyusul adanya dinamika atmosfer yang dipengaruhi Siklon Tropis Mekkhala di kawasan Samudera Pasifik timur Filipina serta kemunculan sirkulasi siklonik di Selat Makassar.

Prakirawan BMKG Selly Brilian menjelaskan Siklon Tropis Mekkhala terpantau memiliki tekanan minimum sekitar 970 hektopaskal dengan kecepatan angin maksimum mencapai 70 knot dan bergerak ke arah barat hingga barat laut.

"Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di Samudera Pasifik timur Filipina serta di sekitar sirkulasi tersebut," ujarnya dalam siaran prakiraan cuaca harian BMKG, Senin.

Selain itu, BMKG juga memantau terbentuknya sirkulasi siklonik di Selat Makassar yang memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di kawasan tersebut.

Menurut BMKG, kombinasi kedua fenomena atmosfer itu berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Pulau Kalimantan.

Untuk prakiraan cuaca harian, BMKG memprediksi Kota Samarinda berpotensi mengalami hujan ringan. Sementara Kota Banjarmasin diprakirakan berada dalam kondisi berawan hingga berawan tebal.

Secara umum, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi di sejumlah wilayah akibat perkembangan sistem cuaca tersebut.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang tinggal di wilayah rawan genangan dan banjir.

Meski belum ada peringatan cuaca ekstrem khusus untuk Kalimantan Timur maupun Kalimantan Selatan, perubahan kondisi atmosfer yang sedang berlangsung dinilai dapat memengaruhi cuaca secara cepat dalam beberapa hari ke depan.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :