EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Progres perbaikan Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan mencatatkan tren positif. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan melaporkan capaian kerja telah mencapai 21 persen, melampaui target awal sebesar 12 persen.
Proyek penanganan jalan longsor itu telah berjalan satu bulan sejak dimulai pertengahan Mei 2026 dan dilaporkan masih sesuai jadwal yang disusun sebelumnya.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Balikpapan, Rachmatullah, mengatakan tahap pengerjaan saat ini telah menyelesaikan pembuatan 100 titik borepile dan dilanjutkan dengan pembuatan pilecap untuk dinding penahan tanah.
"Saat ini sudah menyelesaikan pembuatan borepile 100 titik dan dilanjutkan dengan pembuatan pilecap untuk dinding penahan tanah," ungkap Rachmatullah.
Ia menjelaskan penanganan badan jalan melalui pemasangan 100 titik borepile tersebut telah mengikuti perencanaan teknis dan merupakan hasil kolaborasi dengan
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, yang turut mendampingi pelaksanaan perbaikan jalan nasional ini.
"Melalui Satker P2JN, prosesnya sudah melewati tahap perencanaan sesuai acuan teknis dari kementerian," tuturnya.
Rachmatullah mengakui terdapat satu kendala signifikan selama proses pengerjaan, yakni keberadaan utilitas di sepanjang area proyek.
"Sehingga kami perlu koordinasi dan waktu lagi untuk relokasi utilitas yang ada," ucapnya.
Meski demikian, ia optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
"Berdasarkan rencana awal pekerjaan selama 90 hari, perkembangan sampai saat ini masih memungkinkan untuk sesuai schedule," bebernya.
Rachmatullah menambahkan apabila terjadi pergeseran dari jadwal yang sudah ditetapkan, pihaknya akan melakukan kajian teknis terhadap kendala yang muncul dan menuangkannya dalam justifikasi teknis resmi berbentuk dokumen.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Balikpapan berharap perbaikan jalan ini dapat rampung dalam tiga bulan, khususnya menjelang peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026, agar Jalan Syarifuddin Yoes dapat kembali digunakan lagi secara normal oleh masyarakat.


.jpeg)
