EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, mengakui anggaran untuk pelaksanaan pesta laut di Bontang Kuala masih terbatas.
Pasalnya, Perwakilan Lembaga Adat Kutai Bontang Kuala, Catur mengatakan, dana yang dianggarkan untuk pesta laut dinilai tidak cukup.
“Itu hanya cukup membiayai Pemimpin kami, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha menyebut, alokasi dana sebesar Rp100 juta disiapkan, untuk menunjang keseluruhan kebutuhan kegiatan budaya tersebut.
Ia menungkapkan, dana itu berasal dari anggaran murni tahun ini.
“Memang saya mengakui, dengan anggaran segitu ya masih jauh. Apa yang mereka sampaikan benar juga, bahkan hanya cukup untuk membiayai konsumsi Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, penyebab dana pesta laut hanya Rp 100 juta, lantaran, dana itu adalah jatah pengeluaran perbidang, yakni bidang kebudayaan.
“Karena kan bersatu nih Pendidikan dan Kebudayaan, sementara untuk alokasi pendidikan juga besar,” imbuhnya.
Abdu Safa berharap, ke depan ada dukungan tambahan dari berbagai pihak, termasuk DPRD maupun stakeholder lain, agar pelaksanaan pesta laut bisa lebih maksimal.
Menurutnya, pemerintah selama ini memberikan kewenangan pengelolaan kegiatan kepada lembaga adat setempat.
Namun, Ia mengingatkan pelaksanaan kegiatan tetap harus mengikuti aturan administrasi, termasuk soal perpajakan.
“Pengelolaannya memang kami serahkan ke lembaga. Tinggal bagaimana pelaksanaannya tetap sesuai aturan,” katanya.
Ia juga membuka peluang adanya tambahan dukungan anggaran pada pembahasan berikutnya, apabila ada kesepakatan dan dorongan bersama dari berbagai pihak.
“Apalagi acara pesta laut masih di akhir tahun kan,” tandasnya.

