PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kemaluan Terjepit Bearing Motor, Pria di Samarinda 10 Hari Menahan Sakit Sebelum Dievakuasi Damkar

Home Berita Kemaluan Terjepit Bearing ...

Seorang pria berusia 30 tahun di Samarinda Seberang mendatangi posko Damkar dalam kondisi kesakitan setelah alat kelaminnya terjepit komponen bearing roda motor hingga akhirnya harus menjalani operasi besar di rumah sakit.


Kemaluan Terjepit Bearing Motor, Pria di Samarinda 10 Hari Menahan Sakit Sebelum Dievakuasi Damkar
Teks : Petugas Damkar di Samarinda melakukan evakuasi darurat terhadap seorang pria berinisial R (30) lantaran sebuah bearing menyangkut di alat kelaminnya selama 10 hari.

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko 5 Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, berkoordinasi dengan tim medis untuk melakukan evakuasi darurat terhadap seorang pria berinisial R (30).

Pria tersebut dilarikan ke rumah sakit setelah alat kelaminnya tersangkut rumah bearing roda sepeda motor hingga mengalami pembengkakan parah.

Personel Damkar Posko 5 Regu 1 Samarinda Seberang, Novan, mengungkapkan bahwa korban datang sendiri ke posko pada Sabtu (23/5/2026) dalam kondisi menahan sakit yang luar biasa dan kesulitan berjalan normal.

"Korban datang meminta bantuan untuk memotong bearing yang tersangkut di kemaluannya. Saat kami lakukan pemeriksaan awal, kondisinya sudah cukup serius karena terjadi pembengkakan besar dan perubahan warna pada kulit," kata Novan, Sabtu (23/5/2026).

Dievakuasi ke RS untuk Operasi Besar

Novan menjelaskan benda yang tersangkut tersebut merupakan komponen rumah bearing roda motor bekas berukuran sebesar jempol tangan. Akibat jepitan logam yang diperkirakan sudah berlangsung selama 10 hari tersebut, jaringan kulit bagian dalam korban mulai mengalami peradangan serius.

Mengingat kondisi luka yang sudah terlalu parah dan berisiko tinggi jika dipotong menggunakan peralatan rescue manual, pihak Damkar segera melarikan korban ke Rumah Sakit Hermina Samarinda guna mendapatkan tindakan medis yang aman.

"Setelah dilakukan observasi oleh dokter spesialis di rumah sakit, korban akhirnya harus langsung menjalani tindakan operasi besar. Langkah ini diambil karena ada pembuluh darah yang harus disambung akibat dampak pembengkakan yang sudah sangat serius," jelas Novan.

Selama penahanan rasa sakit tersebut, korban dilaporkan juga mulai mengalami kesulitan buang air kecil. Pihak keluarga yang baru dikabarkan oleh petugas setelah evakuasi medis mengaku terkejut dengan peristiwa yang menimpa R.

Faktor Kondisi Kejiwaan Korban

Berdasarkan informasi lanjutan dari pihak keluarga, tindakan nekat yang dilakukan oleh pria berusia 30 tahun tersebut diduga kuat terjadi di luar kesadaran penuhnya. Keluarga mengonfirmasi bahwa R memiliki riwayat sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan memegang kartu kuning pelayanan kesehatan jiwa.

Meski dalam kehidupan sehari-hari R dikenal bisa berkomunikasi dengan normal dan tetap beraktivitas bekerja, kondisi gangguan kesehatannya tersebut kerap kambuh sewaktu-waktu tanpa bisa diprediksi.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :