PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Hampir 3 Ribu Pelaku Usaha Kaltim Dapat Suntikan Modal Rp18,6 Miliar

Home Berita Hampir 3 Ribu Pelaku Usah ...

Sebanyak 2.954 pelaku usaha ultramikro di Kalimantan Timur menerima pembiayaan Rp18,6 miliar pada awal 2026, dengan sektor perdagangan menjadi penyerap terbesar di tengah tingginya aktivitas usaha kecil di daerah.


Hampir 3 Ribu Pelaku Usaha Kaltim Dapat Suntikan Modal Rp18,6 Miliar
ILUSTRASI UMKM. Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Program pembiayaan ultramikro (UMi) kembali mengalir ke pelaku usaha kecil di Kalimantan Timur. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, pemerintah menyalurkan Rp18,6 miliar kepada 2.954 pelaku usaha di berbagai sektor.

Sebagian besar dana tersebut terserap di sektor perdagangan. Tercatat, sektor ini menyerap Rp17,84 miliar dengan jumlah penerima mencapai 2.883 pelaku usaha.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltim, Tjahjo Purnomo, menyebut dominasi sektor perdagangan tidak lepas dari karakter usaha yang sederhana, perputaran cepat, serta kebutuhan modal yang relatif kecil.

"Manfaat penyaluran UMi antara lain untuk mempermudah akses tambahan modal usaha, sehingga mereka bisa membeli peralatan guna meningkatkan kualitas produk dan pendapatan," ujarnya di Samarinda.

Selain perdagangan, pembiayaan juga mengalir ke sektor lain, meski dalam jumlah lebih kecil. Usaha penyediaan akomodasi dan makan minum menyerap Rp200 juta untuk 20 pelaku usaha, sementara sektor industri pengolahan memperoleh Rp180 juta untuk 15 debitur.

Tjahjo menambahkan program UMi tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan berupa pelatihan dan pembinaan agar pelaku usaha dapat berkembang dan naik kelas.

Dari sisi wilayah, penyaluran terbesar berada di Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar Rp4,15 miliar. Disusul Kota Samarinda Rp3,61 miliar dan Balikpapan Rp3,43 miliar.

Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat penyaluran Rp2,85 miliar, sementara Kabupaten Paser sebesar Rp1,63 miliar.

Menurut Tjahjo, tingginya penyaluran di daerah tersebut sejalan dengan banyaknya pelaku usaha ultramikro yang tersebar hingga tingkat kecamatan dan desa.

Dengan dukungan pembiayaan dan pendampingan, program UMi diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperkuat kapasitas usaha sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika ekonomi. (Ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :