PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tragedi Muara Kate, Tanda Tanya Promosi Kapolda Nanang dan Asa Baru Warga

Home Berita Tragedi Muara Kate, Tanda ...

Tragedi Muara Kate, Tanda Tanya Promosi Kapolda Nanang dan Asa Baru Warga
Korban selamat penyerangan ke posko warga penolak hauling di Muara Kate, Anson saat menjalani perawatan darurat.

EKSPOSKALTIM, JAKARTA - Empat bulan setelah tragedi di Muara Kate, Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto justru mendapat promosi. Semakin menguatkan keraguan publik akan penyelesaian kasus kemanusiaan dan aksi ilegal truk batu bara di jalan negara. 

“Promosi ini patut dikritik. Nanang akan mewariskan banyak persoalan untuk Endar yang mesti diselesaikan,” kata Peneliti Pusat Studi Antikorupsi Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, Jumat (14/3). '

Nanang dimutasi Kapolri Listyo Sigit baru tadi ke Polda Jatim. Pengganti jenderal polisi bintang dua itu adalah Brigjen Endar Priantoro.

Mutasi Nanang ke Polda bertipe A+ ini tak ubahnya promosi. Sebab Kaltim masih bertipe A saja. Artinya, jumlah polisi dan cakupan masyarakat yang dilayani lebih luas.

“Bagaimana mungkin seorang kapolda yang gagal menuntaskan persoalan-persoalan seperti Muara Kate dan kasus-kasus tambang ilegal lain, kok malah dapat promosi,” jelasnya.

Sebagai penerus Nanang, Castro melihat banyak hal perlu segera dilakukan Endar. Yang pertama tentu saja menyelesaikan konflik antara warga dengan truk batu bara di Paser. Konflik setahun belakang ini sudah menumbalkan tiga nyawa.

Pada Mei 2024, sebuah truk batu bara yang nyelonong ke jalan negara menabrak pengendara bernama Teddy di kawasan Songka. Ustaz muda yang baru saja menikah ini tewas.

Oktober 2024 berselang, giliran nyawa Veronika melayang. Sebuah truk batu bara yang tak kuat menanjak di kawasan Marangit melindas pendeta tersebut.

Amarah masyarakat semakin menjadi-jadi ketika penyerangan pada pagi buta di posko warga penolak hauling di Muara Kate menewaskan Russell.

Siapa pembunuh pentolan warga penolak hauling di atas jalan negara itu masih berkeliaran. Simpati terus mengalir. Di Batu Kajang, truk batu bara kucing-kucingan menghindari sweeping warga.

Praktik hauling menggunakan jalan negara sejatinya melabrak Perda Kaltim Nomor 10 Tahun 2012. Dan juga UU Nomor 3 Tahun 2020. Sampai hari ini tak ada penindakan berarti oleh aparat. 

“Endar mesti betul-betul serius membuktikan dirinya dengan jabatan barunya sebagai kapolda Kaltim,” kata Castro.

Selain Muara Kate, Castro menilai Endar harus menyeriusi praktik senyap tambang ilegal.

“Kasus lingkungan juga banyak, bagaimana kriminalisasi kepada masyarakat adat masih terjadi,” kata Castro.

Castro pun mengingatkan Endar untuk tidak tunduk kepada pengusaha tambang demi menghindari konflik kepentingan.

“Dia harus mengabdikan diri kepada publik Kaltim. Keberpihakannya harus jelas,” jelas Castro.

Harapan Warga

Terpisah, warga Muara Kate masih berharap kepolisian bisa segera menangkap pembunuh Russell.

"Kami akan terus menanti keadilan, termasuk siapa dalang di balik semua ini,” kata perwakilan keluarga Russell, Warta Linus dihubungi terpisah, Jumat sore.

Warta tetap yakin Kapolda Kaltim yang baru bisa bekerja lebih profesional dan berani. Warga, kata dia, siap membantu agar polisi bisa segera menangkap pembunuh Russel dan mengakhiri aksi ilegal truk batu bara di jalan negara.

“Truk-truk batu bara yang melewati jalan umum ini mengancam keselamatan kami," kata dia.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%100%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :