04 Agustus 2021
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Viral! Dikeroyok Massa, Pria Berhelm Bacok Polisi


Viral! Dikeroyok Massa, Pria Berhelm Bacok Polisi
Pria berhelm baco polisi saat dikeroyok warga di Banjarmasin. (int)

EKSPOSKALTIM.COM, Banjarmasin - Sebuah video yang menampilkan seorang pria memegang senjata tajam (sajam) dikeroyok warga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), viral di media sosial. Pria ini pun diamankan dan ditetapkan menjadi tersangka.

Sebuah video yang memperlihatkan warga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengeroyok seorang pria memegang senjata tajam (sajam), viral di media sosial. Pria ini pun diamankan dan ditetapkan menjadi tersangka.

Baca juga : Berbuat Dosa di Bulan Ramadan, Warga Bontang Ini Lebaran di Penjara

Dari video dan narasi yang beredar, terdapat seorang pria yang memakai helm tampak membawa senjata tajam di Jalan Naga Sari, Kelurahan Kertak Batu Ilir, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalsel, kemarin (8/5).

Warga pun mengerumuni pria yang membawa senjata tajam ini. Beberapa dari warga juga memegang senjata tajam dan balok kayu. Warga terlihat menyerang pria berhelm tersebut.

 Pria ini pun berhasil melepaskan diri dan membacok salah seorang yang memegang tangannya.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Rachmat Hendrawan membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan korban yang terkena bacok, HV (36), adalah personel Polsek Banjarmasin Tengah.

"Anggota (Polsek) Banjarmasin Tengah yang jadi korban dan sekaligus dia (HV) yang meringkus (pelaku). Namun warga masih memukul dan (pelaku) lepas dari ringkusan karena memberontak. Dan anggota kena sabetan parang sajam (oleh pelaku)," kata Rachmat, saat dihubungi, Minggu (9/5/2021).

Dia menambahkan kejadian berawal saat korban melihat pelaku, E alias IA (41) membawa senjata tajam dan terlihat ingin menyerang warga. Korban, lanjutnya, berusaha mengamankan pelaku dengan memegang kedua tangan E.

"Dan pelaku berontak kemudian pelaku dan korban terjatuh. Pada saat itu korban berteriak 'ambil parangnya, ambil parangnya saya polisi, saya Polisi', kemudian datang warga sekitar langsung mengambil senjata tajam yang di tangan kiri pelaku dan warga tersebut langsung mengayunkan senjata tajam tersebut berkali-kali ke arah pelaku," ungkapnya.

 "Dan korban pun ikut menghindar kemudian pelaku berusaha melepaskan diri dari pegangan korban. Dan pelaku pada saat itu mengayunkan senjata tajam sebanyak 1 kali mengenai kaki kanan korban," tambahnya.

Rachmat mengatakan pelaku langsung kabur. Korban yang mengalami luka akibat bacokan di kaki kanannya di bawa rumah sakit (RS) untuk diberi pengobatan. HV, sambungnya, mendapat 8 jahitan akibat peristiwa ini.

Polisi pun memburu E. Kombes Rachmat mengatakan E ditangkap di sebuah RS, kemarin malam.

Baca juga : SK Keluar, Isran Noor : Tidak Ada Kendaraan Keluar Masuk Kaltim

"Kemudian tim gabungan tersebut mendatangi lokasi (rumah sakit) dan ditemukan pelaku sedang berobat di UGD untuk mengobati luka pada bagian punggung bagian bawah (yang) tersabet senjata tajam jenis celurit. Kemudian pelaku diamankan ke Polsek Banjarmasin Tengah guna proses hukum lebih lanjut," kata Rachmat.

Dia mengatakan kasus ini masih dalam pemeriksaan. Polisi, sambung dia, masih mengumpulkan keterangan dari pelaku dan saksi-saksi untuk mengetahui kronologi pasti kejadian ini.

Dari kasus ini, E dijerat Pasal 351 KUHP atas dugaan melakukan tindak pidana penganiayaan.

Reporter : sumber: detik.com    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0