EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Nasib kurang beruntung menimpa Faisal. Pria yang bertugas menjaga Rumah Singgah Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang itu di pukul oleh salah seorang warga pada bagian pundaknya sebanyak dua kali.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Faisal yang merupakan tenaga honorer ini, meminta tamu (pelaku pemukulan) yang katanya hendak protes, untuk mengisi buku tamu.
Baca juga: Dugaan Mark Up Bansos di Makassar Diusut Polisi
Susuai prosedur, bagi warga yang mau berkunjung ke Rumah Singgah, diwajibkan untuk mengisi buku tamu. Pun dengan dia (pelaku). Alih-alih mengisi buku tamu, pelaku malah marah dan melayangkan pukulan ke bagian pundak Faisal.
"Kasus ini sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib," kata Abdu Safa Muha, Kepala DSPM Bontang, saat ditemui di Rumah Singgah, Kamis (4/6/2020).
"Tindakan kriminal ini merupakan sesuatu yang tidak bisa ditoleransi. Kalau tidak ada yang sesuai, kita akan koreksi. Karena kan bantuan ini sifatnya tidak boleh tumpang tindih," tambahnya.
Berdasarkan keterangan rekan korban, Ridwan, terduga pelaku yang belakangan diketahui warga berbas pantai RT 15 ini, sebelumnya mendatangi Kelurahan Berbas Pantai untuk melayangkan protesnya.
Baca juga: Ketua ALFI Bontang Sanggah Dugaan Monopoli JPT di Pelabuhan Loktuan
"Usai memukul, dia (pelaku) langsung lari," ujar Ridwan.
Kejadian terjadi sekitar pukul 12:30 Wita, saat ini Faisal tengah di visum di RS Amalia, untuk mengetahui kondisi lebih jauh akibat kejadian pemukulan ini.
Untuk diketahui, Rumah Singgah Pelangi saat ini digunakan sebagai lokasi pendataan penerima bantuan yang disalurkan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang.

