PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

MENELISIK KELUARGA HARMONIS SEJAHTERA YANG JUARA DI TINGKAT PROVINSI

Home Berita Menelisik Keluarga Harmon ...

MENELISIK KELUARGA HARMONIS SEJAHTERA YANG JUARA DI TINGKAT PROVINSI
Keluarga Agung Triwidodo, pemenang kedua keluarga harmonis sejahtera tingkat Provinsi Kaltim. (Dok.Istimewa)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Program keluarga harmonis sejahtera, merupakan program yang dicanangkan pemerintah dalam rangka mewujudkan keluarga sehat bahagia dan sejahtera. Program ini menjadi agenda rutin yang digelar setiap tahunnya, melibatkan keluarga yang telah memenuhi beberapa persyaratan sebagai keluarga harmonis.

Untuk Kota Bontang, pasangan keluarga Agung Triwidodo dan Nurhidayati memperoleh juara I keluarga Harmonis sejahtera. Pada tahun 2016 ini, keluarga ini berhasil meraih juara dua di tingkat Provinsi Kaltim.

Agung lahir di Malang 47 tahun silam, ia tercatat sebagai karyawan PT Kaltim Nusa Etika. Sedangkan Istrinya, Nurhidayati, lahir di Tulung Agung 42 tahun silam, kesehariannya hanyalah sebagai ibu rumah tangga dengan sedugang aktivitas bermasyarakat, seperti ketua Bina Keluarga Balita, Ketua Bina Keluarga Lansia, Ketua Posyandu, pengurus  PKK kecamatan, dan berbagai kegiatan lainnya.

Pasangan yang sudah 19 tahun menjalai program Keluarga Berencana ini, menggunakan alat kontrasepsi IUD sebagai pilihannya. Tepatnya 24 April 1996, keluarga ini dikaruniai anak kembar perempuan yang diberi nama Neli Kartika Sari dan Nela Kartika Sari. Saat ini, Neli dan Nela sedang menjalani pendidikan di bangku kuliah.  

Walaupun dilahirkan sebagai anak kembar, namun minat dalam menempuh dunia pendidikan sangat berbeda. Neli lebih tertarik mengambil jurusan Teknik Kimia, sedangkan Nela bercita-cita menjadi seorang guru matematika, sehingga menjatuhkan pilihan pada jurusan pendidikan Matematika di universitas yang sama, yaitu Universitas Mulawarman di Samarinda.

Pasangan yang berdomisili di Kelurahan Gunung Telihan ini berbagi resep bahwa kuncinya adalah mengedepankan pendidikan agama,  melandasi keluarga dengan iman dan taqwa, selalu bersyukur, serta menjadikan rumah sebagai surga bagi keluarga.

Keberhasilan Keluarga ini juga diiringi dengan kemampuan untuk bersosialisasi,  dan menjadi panutan di lingkungannya, sehingga patut diteladani bersama. Karena keharmonisan rumah tangga, berpengaruh dalam menciptakan generasi penerus yang sehat, tidak hanya jasmani namun juga psikisnya.

Hal yang tidak kalah pentingnya dalam membina hubungan keluarga ini adalah, menyempatkan waktu untuk saling berkomunikasi dan melakukan aktivitas bersama. "Family Time" merupakan kebiasaan yang wajib untuk dilakukan di keluarga ini, seperti menonton TV bersama sambil bersenda gurau, sholat berjamaah, dan bersih bersih  rumah bersama.

Kriteria penilaian lomba keluarga harmonis ini mengacu pada keberhasilan mengikuti program KB, dan aspek 8 fungsi keluarga meliputi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, pendidikan,  ekonomi, reproduksi serta pelestarian lingkungan. Sebuah keluarga yang menerapkan 8 fungsi keluarga secara keseluruhan,  dapat menumbuh kembangkan generasi yang unggul baik secara akademis, dan seimbang antara agama, sosial dan kesehatan. 

Selain itu yang menjadi titik berat penilaian adalah usia pada saat pernikahan, keikutsertaan dalam program KB, lamanya ikut KB, jenis kontrasepsi yang digunakan, jumlah anak, hingga jarak kelahiran anak.

Memasuki usia pernikahan ke 21 tahun, doa dan harapan yang selalu dipanjatkan keluarga ini agar studi anak – anak di kampus selalu diberi kelancaran, dan selalu diberi kesehatan sebagai orang tua, sehingga bisa mendampingi anak – anak sampai sukses. (*)


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :