EKSPOSKALTIM.com, Bontang- Komitmen Pupuk Kaltim, dalam mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat, mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota Bontang sebagai Perusahaan Sahabat Anak, atas kontribusi dan kepedulian terhadap penyandang disabilitas yang direalisasikan di berbagai program pemberdayaan.
Penghargaan diserakan langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni kepada Manager Humas Pupuk Kaltim, Wahyudi pada Upacara Peringatan HUT Ke-20 Kota Bontang di Halaman Kantor Wali Kota Bontang, Bontang Lestari, Senin, 14 Oktober 2019 pagi.
Kontribusi Pupuk Kaltim terhadap penyandang disabilitas pada program Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda, hingga dikembangkan menjadi Program Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas, dinilai sebagai salah satu gagasan yang mendukung terwujudnya Bontang sebagai kota layak anak, serta sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Baca Juga: Pupuk Kaltim Sosialisasi Produksi Ramah Lingkungan dan Ketanggap Daruratan
Program tersebut sejalan dengan visi Smart, Green dan Creative City Pemkot Bontang, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi kreatif.
“Semoga kepedulian dan dukungan Perusahaan terhadap pembangunan daerah semakin ditingkatkan,” kata Neni Moerniaeni.
Sementara Wahyudi, mengapresiasi Pemkot Bontang yang turut mendukung program Pupuk Kaltim di berbagai bidang, seperti pengembangan SDM, sosial kemasyarakatan, hingga lingkungan.
Dirinya menyebut penghargaan ini sebagai motivasi bagi Pupuk Kaltim untuk terus memberi manfaat kepada masyarakat, serta implementasi komitmen Perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dengan merangkul serta mengembangkan potensi penyandang disabilitas.
Baca Juga: Pimpinan Definitif Terbentuk, Makmur HAPK Resmi Jabat Ketua DPRD Kaltim
Beberapa tahun terakhir, Pupuk Kaltim kata Wahyudi, aktif dalam mengembangkan potensi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Inbis Permata Bunda, sebagai upaya menciptakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Apalagi Kampung Aren di Kelurahan Api-Api Bontang Utara yang merupakan lokasi Inbis Permata Bunda, kini menjadi pilot project kampung ramah disabilitas dengan dukungan penuh Pemerintah Kota Bontang.
Program tersebut secara nasional juga telah diakui dan meraih predikat Gold pada ajang Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2018, serta dirujuk sejumlah perusahaan BUMN di Indonesia.
“Melalui pembinaan secara berkala, para penyandang disabilitas dapat tumbuh dengan usaha mandiri meski ditengah keterbatasan. Begitu pula dengan masyarakatnya, dibekali berbagai program agar sasaran program kampung ramah disabilitas tercapai dengan baik,” terang Wahyudi.
Pupuk Kaltim akan terus menjadi bagian dari masyarakat dengan memberi manfaat di berbagai bidang, sebagai wujud kontribusi dan peran aktif Perusahaan dalam mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Kota Bontang.
Baca Juga: Dinsos Kutim Siap Terapkan BNPT, 59 E-Warung Disiapkan Layani KPM
Hal ini tak lepas dari peran masyarakat yang telah mendukung keberadaan Perusahaan untuk terus beroperasi dan berkembang hingga kini.
“Pupuk Kaltim akan terus berupaya meningkatkan perhatian melalui berbagai program, khususnya pemberdayaan masyarakat dan lingkungan. Apalagi Pemerintah juga telah mempercayakan Pupuk Kaltim sebagai salah satu perusahaan sahabat anak disabilitas di Kota Bontang,” pungkas Wahyudi. (*/vo/nav)

