EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Neni Moerniaeni bercita-cita suatu saat nanti Kelurahan Guntung dapat menjadi "little Venice" di Bontang. Bahkan menjadi Venisia dengan "cita rasa" Indonesia.Hal itu disampaikan Neni dalam sambutannya pada pembukaan Erau Pelas Benua Guntung, Selasa (3/9/2019) pagi, Wali Kota Bontang,
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memiliki cita-cita besar untuk Kelurahan Guntung. Orang nomor satu di Kota Taman ini berharap suatu saat nanti Kelurahan Guntung dapat menjadi little venice. Hal itu disampaikan Neni dalam sambutannya pada pembukaan Erau Pelas Benua Guntung, Selasa (3/9/2019) pagi, Wali Kota Bontang,
Dijelaskan Ketua Panitia Erau Pelas Benua Guntung 2019, Bambang Darmawi ide itu sejatinya datang dari Lembaga Adat Kutai Bontang (Selanjutnya Lembaga Adat). Merupakan satu program yang ditawarkan kepada Pemkot dalam rangka pelestarian budaya pun, untuk menggarap potensi sektor pariwisata di Guntung.
''Memang ada program Lembaga Adat untuk destinasi wisata dan pelestarian budaya yaitu susur sungai kanibungan,'' bebernya.
Ide itu ternyata disambut baik Wali Kota Neni. Bak gayung bersambut, ide itu lantas dijadikan konsep untuk Guntung little Venice. Adapun Venesia merupakan sebuah kota di Italia, terkenal sebagai kota dibangun di atas air yang daratannya dipisahkan oleh kanal-kanal. Sementara masyarakat setempat menggunakan godola dan kapal sebagai alat transportasi utama. Bila di Venesia wisatawan dimanjakan pemandangan bangunan tua kala melintasi kanal, maka di Guntung wisatawan bakal disuguhkan hijau dan rimbunnya pepohonan sepanjang aliran sungai, dan berakhir di pulau Gusung.
Darmawai sendiri tak tahu pasti kapan rencana itu direalisasikan. Namun pihaknya berharap itu bisa disegerakan. Tak tertinggal sebagai wacana belama. Karena dalam sisi pelestarian budaya, sungai kanibungan merupakan saksi bisu kehadiran warga kutai lampau di Bontang. Sementara warga sekitar (Guntung) juga akan menuai side effects pariwisata, utamanya menggerakkan ekonomi warga.
"Yah, semoga ide itu benar jadi. Kami sangat menunggu," Darmawai mengakhiri.(adv)

