EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menghadiri Musawarah Daerah (Musda) Ke-III Himpaudi Bontang, di ruang auditorium 3 dimensi, jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (24/8/2019).
Pada Musda ini, Puji Astuti diamanahkan sebagai Ketua Himpaudi periode 2019-2023 usai terpilih secara aklamasi.
Neni menuturkan, terpilihnya Puji Astuti sebagai ketua bukan tanpa alasan. Kendati dia (Puji Astuti) mengaku tidak percaya diri, namun karena pemilik suara lain memilih dia, itu berarti kapasitas memimpin ada dalam diri Ketua Himpaudi terpilih.
"Fondasinya (Himpaudi Bontang) sudah kuat, timnya juga kuat. Pasti bu Puji bisa," ujar Wali Kota Neni menyemangati.
Lebih jauh dikatakannya, tugas Himpaudi saat ini ialah memperjuangkan agar posisi mereka disetarakan dengan guru. Sebab hingga kini, guru PAUD masih belum diakui sebagai ''guru''. Walhasil, tak ada pengakuan itu berimbas pada nasib guru paud. Seperti tak bisa mendapat tunjangan, sertifikasi, dan hak kesejahteraan lain yang umum diperoleh guru pada umumnya.
"Hak guru paud harus diperjuangkan. Makanya saya minta, agar guru paud di Bontang harus berpendidikan S-1. Guru Paud harus berkualitas," terangnya.
Terakhir, Wali Kota Neni menekankan agar guru Paud senantiasa mengingatkan para murid mencintai orang tua. Sebab fondasi awal generasi penerus bangsa dimulai dari pendidikan usia dini, maka kecintaan dan rasa hormat pada orang tua pun harus ditanam sejak dini.(adv)

