15 November 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Disdik Kutim Upayakan Kuota Tenaga Pengajar Terpenuhi


Disdik Kutim Upayakan Kuota Tenaga Pengajar Terpenuhi
Plt Kadisdik Kutim, Roma Malau. (ist)

EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan terus mengupayakan pemerataan pendidikan, dengan tercukupinya tenaga pengajar di sekolah pelosok Kutim.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim, Roma Malau mengaku saat ini jumlah tenaga pengajar di Kutim masih minim, masih ada sekolah yang belum terpenuhi secara 100 persen dari kuota yang diharapkan, terutama yang berada di wilayah pedalaman Kutim.

Baca juga: Peluang Terbuka, Koalisi PDIP - Gerindra di Pilkada Samarinda

Jumlah guru se-Kutim berkisar 2.350 tenaga pendidik. Sementara untuk kebutuhan yang sesuai dengan rombongan belajar dan mata pelajaran, dibutuhkan lebih kurang 3.000 pengajar.

"Terus kami upayakan terpenuhinya tenaga pendidik dengan cara pemetaan guru yang berlatar belakang sarjana pendidikan akan dikembalikan ke sekolah. Hal demikian juga kami lakukan di unit pelaksana teknis yang juga berlatar belakang guru, akan kami kembalikan ke sekolah, sesuai dengan tupoksinya masing-masing," ungkap Roma sapaan akrabnya.

Dirinya mengaku sudah berupaya melakukan koordinasi dengan BKPP untuk pengajuan formasi guru, agar diperbanyak diangkat menjadi PPPK sehingga menjadi motivasi para tenaga pendidik yang statusnya masih TK2D.

Baca juga: Dinsos Kutim Cairkan Dana PKH Tahap IV Bulan Depan

"Kekurangan guru tidak hanya pada daerah di pelosok Kutim, akan tetapi juga di sejumlah sekolah di wilayah perkotaan. Jadi solusinya pengembalian guru penyandang sarjana ke sekolah, sebagai solusi alternatif," bebernya.

Lebih lanjut ia memaparkan, sebenarnya kurangnya tenaga pendidik dilihat dari jumlah rombel dan mapelnya yang cukup banyak. Sehingga guru tematik tidak mungkin dialihkan menjadi guru PJOK dalam waktu bersamaan.

"Itulah sebabnya kenapa Kutim masih kekurangan tenaga guru. Kami berharap penerimaan guru ke depannya bisa lebih maksimal. Sebab, satu sekolah saja membutuhkan tenaga pendidik jumlah banyak,"pungkasnya. (adv)

Reporter : Ams    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0