EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Dinas sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dalam waktu dekat akan menggelontorkan pencairan dana tahap IV secara online dan offline untuk di sejumlah wilayah kecamatan di Kutim, yang menerima bantuan melalui bank mandiri terdekat atau dibayarkan secara tunai.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur, Jamiatulkhair melalui Kabid Bantuan Sosial dan Jaminan Sosial, Budi Mulia menuturkan pengkucuran dana penerima keluarga harapan transfer dari pusat ke daerah pada bulan depan.
Baca juga: Disdik Kutim Tegaskan Sekolah Negeri Tak Boleh Ambil Pungutan Siswa
Setelah itu, lanjutnya, akan dicairkan secara online bagi wilayah dekat pusat perkotaan. Sementara untuk di daerah kecamatan pelosok karena terkendala akses jaringan dan pelayanan bank, maka dilakukan secara offline.
Terpisah, Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kutim, Agustina menilai pencairan dana PKH secara offline memiliki risiko yang terbilang tinggi. Pasalnya, pengantaran dana secara langsung yang dilakukan oleh pihak Bank Mandiri yang bekerjasama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) harus datang ke sejumlah kecamatan.
"Harus berhati hati karena jumlahnya cukup besar dan harus tepat sasaran. Kami sudah koordinasi ke masing masing pendamping untuk lebih teliti dalam melihat list nama-nama yang berhak menerima dana tersebut," ujarnya.
Menurutnya, pihak Bank Mandiri yang bekerjasama dengan Kementerian Sosial harus datang ke sejumlah kecamatan untuk mengantarkan langsung dana PKH itu ke keluarga penerima manfaat (KPM)
"Pihak Bank harus turun langsung mengantarkan dana tersebut dengan membawa sejumlah uang tunai di empat belas kecamatan,"imbuhnya.
Baca juga: Pengurus Saka Bakti Husada Kutim Resmi Dilantik
Lebih lanjut ia menjelaskan, pihak Dinsos sudah bekerjasama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan saat menyalurkan dana secara offline. Selain itu juga untuk mengantisipasi masalah yang timbul di masyarakat sehingga Bantuan sosial (Bansos) ini tepat sasaran, baik penerima manfaat PKH maupun penerima beras sejahtera (Rastra)
"Semoga keluarga pemerima manfaat (KPM) dapat menggunakan dana PKH untuk dipergunakan memenuhi kebutuhan anak seperti membeli buku sekolah, membeli susu bagi yang memiliki balita untuk perbaikan gizi, dan sisanya bisa digunakan untuk keperluan usaha karena ada sedikit peningkatan dalam bantuan tersebut. Bantuan ini memang untuk program kesehatan dan pendidikan," pungkasnya.(adv)

